Toxic Masculinity dan Budaya yang Berkembang

Banyak yang berpendapat bahwa pekerjaan rumah seperti menyapu, memasak, mencuci, dan lain sebagainya bukanlah peran suatu gender melainkan sebuah kemampuan dasar yang sudah selayaknya dimiliki oleh semua manusia. Secara pribadi, saya menyetujui pendapat ini. Mengapa? Manusia terlahir dari berbagai macam latar belakang yang berbeda, termasuk latar belakang ekonomi. Tidak mungkin selamanya mereka akan terus berpikir dan menyepelekan pekerjaan rumah dengan berkata, “saya kan bukan pembantu, jadi untuk apa saya melakukan pekerjaan semacam ini?” atau justru karena didikan yang mereka dapat di lingkungan tempat mereka dibesarkan, mereka bisa juga berkata, “di rumah saya ga pernah disuruh ngerjain pekerjaan kayak gini, katanya laki-laki ga sepantesnya ngelakuin itu.” Menguasai kemampuan dasar itu bukan sesuatu yang memalukan, kok, bahkan jika yang melakukan adalah laki-laki sekalipun. Lagi pula, manusia pada dasarnya memiliki insting bertahan hidup dan akan bisa menentukan skala prioritas. Bila suatu saat setelah tidak hidup bersama orang tua dan memiliki ekonomi yang belum stabil, tidak mungkin mereka akan menghabiskan uang untuk membayar pembantu padahal mereka sendiri butuh makan dan uang yang mereka miliki hanya pas-pasan saja.

Tidak Ada Ruang Tanpa Kekerasan Seksual Termasuk Di Lingkungan Kampus

Tri Wuryaningsih, Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unsoed, saat ditemui awak Sketsa pada Jumat (08/09) menyatakan kondisi kasus kekerasan seksual di lingkungan Unsoed. “Sejak bulan Januari sampai dengan Agustus, sudah ada 17 kasus yang kita tangani,” ujarnya.

Beberapa Kegiatan Ospek di Unsoed Masih Diwarnai Perpeloncoan

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dihebohkan dengan kasus perpeloncoan yang menimpa mahasiswa baru di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Insiden ini telah ramai diperbincangkan pada Sabtu (2/9) di akun X @Unsoedfess1963 dan telah menimbulkan berbagai kecaman dan keprihatinan di kalangan mahasiswa serta masyarakat setempat.

Memperingati Hari Pangan Sedunia

Hari Pangan Sedunia adalah sebuah perayaan internasional yang diperingati setiap 16 Oktober, momen ini dirancang untuk…

Lonjakan Kasus Curanmor di Sekitar Kawasan Unsoed Mengkhawatirkan Mahasiswa

Intensitasnya luar biasa ketika mahasiswa baru datang. “Untuk curanmor kali ini memang luar biasa di tahun ini,” lanjutnya.

Minat Berorganisasi Mahasiswa Unsoed Mengalami Penurunan, Mitos atau Fakta?

Dari sekian banyak manfaat yang bisa diperoleh mahasiswa jika mengikuti organisasi, banyak juga mahasiswa yang lebih memilih untuk tidak mengikuti kegiatan apapun di luar pembelajaran dalam kelas. Hal ini dapat dilihat dari beberapa organisasi kampus yang menghadapi kesulitan dalam mencari kader penerus tongkat estafet keanggotaanya. Sekarang ini ada beberapa yang berpendapat bahwa minat mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman mengalami penurunan.