INDEPTH NEWS

<strong>Rekam Jejak Satu Periode Kepengurusan BEM Unsoed</strong>
BERITA, INDEPTH NEWS

Rekam Jejak Satu Periode Kepengurusan BEM Unsoed

Oleh: Desi Fitriani Ilustrasi: Amalia Rahmadani Menurut Peraturan Rektor Unsoed Nomor 16 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Laksana Kemahasiswaan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah badan kelengkapan organisasi kemahasiswaan non-struktur di bawah pembinaan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Saat ditemui awak Sketsa pada Selasa (22/11), Alfan selaku presiden BEM Universitas Jenderal Soedirman menyebutkan lima fungsi BEM Universitas yang sesuai dengan bunyi pasal 9 pada peraturan rektor di atas. Fungsi pertama yaitu advokasi, kemudian yang kedua pengembangan sumber daya mahasiswa, ketiga yaitu fungsi koordinasi hubungan, fungsi keempat sosial politik, dan yang terakhir fungsi mengenai informasi dan komunikasi. “Betul, sudah dilakukan dengan baik (fungsinya-red), ...
MENCARI JEJAK PERPINDAHAN PUSAT PEMERINTAHAN BANYUMAS
BERITA, FEATURE, INDEPTH NEWS

MENCARI JEJAK PERPINDAHAN PUSAT PEMERINTAHAN BANYUMAS

Oleh: Mukti Palupi Replika Pendopo "Si Panji" yang berada satu kompleks dengan kantor kecamatan di Banyumas (8/5/18). Foto: Fahry Ammar Maulidian. Alun-alun Purwokerto tampak jadi pembatas dua bangunan dengan gaya arsitektur yang berseberangan. Di sisi selatan, telah berdiri Rita Supermall yang menjadi simbol modernitas. Sebaliknya, di utara, bertahan sebuah kompleks bangunan megah mencolok yang berdiri kokoh dengan arsitektur Jawanya. Bangunan itu ialah kompleks Kantor Pemerintahan Kabupaten Banyumas dan Pendopo Si Panji yang telah dipindah secara simbolis puluhan tahun lalu, seiring dengan perpindahan pusat pemerintahan kabupaten. Penghematan besar-besaran Pemerintah Hindia Belanda pada 1935 menjadi alasan perpindahan itu. Empat kabupaten di Jawa Tengah dihapus dari nomenk...
Kalau Ada Suara Presiden
BERITA, FEATURE, INDEPTH NEWS, KAMPUS

Kalau Ada Suara Presiden

Oleh: Emerald Magma Audha Achmad Iqbal tergemap ketika ada kabar bahwa presiden akan dilibatkan dalam pemilihan rektor menyesaki rongga telinganya. Ia mengingat betul bahwa kabar itu disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, dalam pidatonya saat upacara peringatan hari lahir Pancasila, Kamis (1/6). Upacara itu digelar di halaman gedung Kemendagri, dihadiri oleh 63 rektor—termasuk Achmad Iqbal (Rektor Unsoed)—perguruan tinggi (negeri dan swasta) se-Indonesia. Achmad Iqbal pun heran, kenapa malah Mendagri yang menyampaikan hal itu, kenapa bukan Menristekdikti (Men-teri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi)? “Tjahjo Kumolo ngapain? Harusnya Menristekdikti, Pak Nasir (yang menyam­paikan). Kan tupoksinya sendiri-sendiri. Ngapain Menteri Dalam Negeri? Logikanya kan be...
Nama-nama Itu Belum Muncul
BERITA, FEATURE, INDEPTH NEWS, KAMPUS

Nama-nama Itu Belum Muncul

Oleh: Yoga Iswara Rudita Muhammad dan Emerald Magma Audha Maret 2018 adalah bulan terakhir Achmad Iqbal menjabat sebagai Rektor Unsoed. Dalam waktu dekat ini pemilihan rektor Unsoed periode 2018-2022 bakal digelar. Menjelang itu, banyak kabar beredar terkait nama-nama yang boleh jadi berpotensi meramaikan kontestasi ini. Nama-nama kandidat pada pilrek sebelumnya seperti Achmad Iqbal dan para pesaingnya dikabarkan bakal nyalon lagi. Ada pula nama-nama potensial selain mereka, misalnya saja para mantan dekan. Bahkan, nama Ketua Senat ikut dibicarakan dalam isu, juga nama Direktur Pascasarjana Unsoed. Ketika diwawancarai, Achmad Iqbal bilang bahwa ia tak akan maju lagi, kendati masih ada kemungkinan maju. Menambah ketidakpastian, nama-nama yang mencuat pun masih enggan berbagi lebih jau...
Achmad Iqbal: Saya Enggak Maju Lagi
BERITA, INDEPTH NEWS, KAMPUS

Achmad Iqbal: Saya Enggak Maju Lagi

Masa kepemimpinan Achmad Iqbal sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) akan usai pada Maret 2018. Tinggal menanti hitungan bulan lagi pemilihan rektor (pilrek) digelar. Secara syarat administrasi—seperti batas usia, Iqbal masih bisa ikut bergelut dalam pesta demokrasi itu. Namun, belakangan tersiar kabar bahwa ia tak akan nyalon lagi pada ajang pilrek mendatang. Kamis (13/7) jelang zuhur, kami menjumpai Achmad Iqbal di rumah dinas rektor di Jalan Kampus. Sambutan hangat kami terima. Dengan busana dominan biru bergaris putih, lengkap dengan peci yang menutupi rambutnya yang memutih. Hari itu, ia terlihat siap untuk diwawancarai. Ia membagi perspektifnya tentang seputar pilrek. Soal wacana pelibatan presiden dalam pilrek juga menjadi topik perbincangan. Berikut nukilan wawa...
Balada Jam Malam Unsoed
BERITA, FEATURE, INDEPTH NEWS, KAMPUS

Balada Jam Malam Unsoed

Oleh: Emerald Magma Audha Beberapa bulan sebelum semester gasal kemarin tutup, sempat santer kabar angin di lingkaran mahasiswa—terlebih mahasiswa yang aktif berkegiatan di organisasi mahasiswa yang berkedudukan di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Kabar burung itu meruap dari mulut ke mulut. Desas-desus mulai menyusupi telinga para aktivis PKM itu, menyinggung dugaan soal wacana jam malam akan mulai diefektifkan di lingkungan PKM. Bukan tanpa alasan bila ada yang menduga perihal tersebut, pintu gerbang PKM—yang sebelumnya tidak bisa difungsikan—suah rampung direnovasi. Ada pula yang berceloteh bila isu jam malam diperoleh dari kepala satpam di kantor pusat—dekat tempat patung Soedirman berkuda berpijak. Ditambah lagi, mulai awal Desember 2016, ada yang mengisi pos jaga PKM nan terjad...
Rektor Bicara Soal Aksi Hingga Transparansi
BERITA, INDEPTH NEWS, KAMPUS, UKM

Rektor Bicara Soal Aksi Hingga Transparansi

Oleh: Intan Rifiwanti Seminggu setelah geger aksi Aliansi Soedirman Melawan, Sketsa berkesempatan  mewawancarai orang paling penting di Unsoed secara eksklusif, Kamis (23/6). Ialah Dr. Ir. Achmad Iqbal, M.Si. Orang nomor satu di Unsoed itu sempat dicari oleh segenap aktivis Aliansi Soedirman Melawan (16/6). Pria kelahiran Gresik, 31 Maret 1958 silam itu menyambut ramah kehadiran Sketsa di ruang kerjanya. Sambil menekankan kesibukan, dia menyilakan Sketsa untuk segera mewawancarainya. Ya, memang, berkas pekerjaan memadati meja kerjanya. Wawancara eksklusif pun terjadi. Bagaimana tanggapan Rektor mengenai aksi Aliansi Soedirman Melawan? Apa alasan Rektor tidak mendatangi Gedung Rektorat (GR)  saat aliansi Soedirman Melawan melakukan aksi? Berikut cuplikan dialog antara Pemimpin Umum ...
Catatan Kemenangan Mahasiswa
BERITA, FEATURE, INDEPTH NEWS, KAMPUS

Catatan Kemenangan Mahasiswa

Oleh: Emerald Magma Audha “Mana Rektor... Kami datang.. Menuntutmu...  Sampai menang....” Begitulah gaung senandung yang terdengar dari rampai mahasiswa tatkala menuju kantor utama kampus patung Soedirman berkuda, tempat manggala kampus bergiat, atau biasa disebut Gedung Rektorat (GR) (16/6). Malah, selama dua hari aksi, mahasiswa yang menamakan dirinya aliansi “Soedirman Melawan” itu, lebih sering menembangkan lirik seperti ini, semakin menjadi. “Ada pungli di kampusku... Garagara Rektor... Suka tipu-tipu...” Hampir sepanjang waktu, setiap kesempatan, bahkan saat sesi dialog dengan jajaran Rektor pun, lagu tak lupa selalu disenandungkan oleh massa. Riuh didengar kala syair itu dilagukan. Nama “Soedirman Melawan” lahir dari agenda “Public Hearing”, Jumat (10/6). Acara pukul empa...
Geliang-geliut Kontroversi HTI di Purwokerto
BANYUMASAN, BERITA, FEATURE, INDEPTH NEWS, KAMPUS

Geliang-geliut Kontroversi HTI di Purwokerto

Oleh: Rachma Amalia “Kita punya mainstream agama yang kokoh di Indonesia,” begitulah petuah dari filsuf Prof. Franz Magnis-Suseno, S.J. tatkala kuliah umum “Kebudayaan, kekuasaan, dan Tantangan Problem Kemanusiaan” yang digagas Fakultas Ilmu Budaya Unsoed. Pada pertemuan di lantai dasar Gedung Rektorat Unsoed Senin (26/10) itu, rohaniwan yang akrab disapa Romo Magnis ini menyinggung adanya ektrimisme agama yang saat ini tengah marak terjadi di Indonesia. Hal itu tentu saja kentara dari dunia nyata sampai dunia virtual. “Ekstrimisme agama membuat dimensi kesosialan dan kebangsaan mengering,” jelasnya. Ia pun berujar bahwa hal tersebut ialah penyebab munculnya sesuatu yang disebut ‘kesesatan ideologis’. Kenapa dikatakan sesat? Karena sudah tidak ada lagi nilai-nilai humanisme dan budaya ya...
Menyoal Kuota Bidikmisi Unsoed 2015
BERITA, FEATURE, INDEPTH NEWS

Menyoal Kuota Bidikmisi Unsoed 2015

Oleh: Ari Mai Masturoh Matanya berkaca-kaca, air matanya pecah. Sembari mengusap air mata, mahasiswa calon penerima Bidikmisi ini berusaha menjawab pertanyaan yang dilontarkan reporter Sketsa terkait statusnya sebagai calon penerima Bidikmisi yang dikabarkan tengah dianulir, Rabu (7/10). "Ya mau bagaimana lagi, aku ya tetap ngelanjutin kuliah. Sekarang berusaha untuk tidak memikirkan hal itu. Kayak gini memang benar-benar beban buat aku, tapi aku nggak mau mengecewakan orang tua di Palembang. Mau bagaimana lagi, sudah jauh-jauh ke sini," ucapnya terbata. Namanya Puji Lestari Aji. Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2015 itu mendaftarkan diri ke Unsoed via jalur SNMPTN. Ia mendaftar sebagai calon penerima Bidikmisi, bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa misk...