Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

oleh: Muhammad Fatkhun Nafiq

Wakil Rektor III Unsoed, perwakilan PERCASI, panitia, dan peserta berfoto bersama pada pembukaan SOCT 2026 (12/4/2026) (Beritaunsoed.com/Aulya Desya)
Wakil Rektor III Unsoed, perwakilan PERCASI, panitia, dan peserta berfoto bersama pada pembukaan SOCT 2026 (12/4/2026) (Beritaunsoed.com/Aulya Desya)

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) ke-5 pada Minggu (12/4/2026) di Auditorium Fakultas Biologi sebagai ajang penjaringan bakat (talent scouting) bagi pecatur dari berbagai daerah melalui sistem pertandingan terbuka.

Turnamen ini diikuti hampir 200 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari kategori pelajar hingga umum. Selain menjadi kompetisi rutin, kegiatan tersebut juga menjadi ajang penjaringan atlet berprestasi yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut di lingkungan kampus.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WD III) Unsoed, Norman, mengatakan  bahwa kegiatan ini bertujuan mencetak generasi yang memiliki mentalitas juara dan sportivitas tinggi.

“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental juara, menjunjung tinggi sportivitas, dan siap menghadapi persaingan di dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak kampus juga membuka peluang bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) berprestasi untuk dapat diterima di perguruan tinggi melalui jalur prestasi. SOCT juga menjadi bagian dari program talent scouting sebagai upaya mencari bibit unggul di cabang olahraga catur.

Perluasan Kategori dan Pembinaan Dini

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia membuka kategori baru untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). Langkah ini dilakukan untuk mendorong pembinaan atlet sejak usia dini.

Norman menambahkan pembinaan sejak dini penting untuk membentuk mental bertanding, daya juang, serta sportivitas atlet di masa depan.

Project Officer SOCT, Nur Fauzan, menjelaskan bahwa keterlibatan peserta dari berbagai jenjang juga menjadi strategi untuk memperkenalkan lingkungan kampus kepada masyarakat luas.

“Harapannya, peserta yang datang bisa mengenal Unsoed lebih dekat, bahkan tertarik melanjutkan pendidikan di sini,” jelasnya.

Ketua UKM Catur Unsoed, Muhammad Renaldi Riselino, menambahkan bahwa turnamen ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari pemula hingga pemain berpengalaman, sebagai wadah pembinaan sekaligus pengembangan kemampuan para pecatur.

Peserta saling beradu strategi dalam pertandingan Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) 2026 (12/4/2026) (Beritaunsoed.com/Aulya Desya)
Peserta saling beradu strategi dalam pertandingan Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) 2026 (12/4/2026) (Beritaunsoed.com/Aulya Desya)

Dukungan dari Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI)

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari PERCASI. Perwakilan PERCASI Banyumas, Bambang Hartoyo, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen yang dinilai berkontribusi dalam pembinaan atlet daerah.

Ia menambahkan bahwa sejumlah atlet yang dipersiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) turut ambil bagian dalam turnamen ini sebagai persiapan kompetisi.

Salah satu peserta, Bintang Rasyid Arrafi Hidayat, mengaku mengikuti turnamen ini untuk menambah pengalaman sekaligus mengukur kemampuan bertanding. Menurutnya, kompetisi seperti SOCT juga membuka peluang untuk memperluas relasi antarpecatur dari berbagai daerah.

Ke depan, penyelenggara berharap turnamen ini dapat terus menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus menjaring talenta muda yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Editor: Kania Nurma Gupita

Reporter: Aulya Desya, Azmi Layaliya Nauro, Jeni Rindi Afriska, Muhammad Fatkhun Nafiq, Muhammad Nur Siddiq, Ryu Athallah Raihan

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Aliansi Banyumas Raya Gelar Aksi Mimbar Bebas, Desak Mundur Prabowo-Gibran

Penulis: Kania Nurma Gupita Massa yang tergabung dalam Aliansi Banyumas Raya menggelar aksi mimbar bebas di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?