Penulis: Aulya Desya
Serikat Dosen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar diskusi publik mengenai urgensi reformasi tata kelola kampus di Joglo Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed pada Jumat (28/08/2026) sebagai ruang bagi mahasiswa, dosen, dan pimpinan universitas untuk menyampaikan pandangan serta membahas langkah perbaikan tata kelola kampus. Pada forum ini, sejumlah persoalan yang dibahas meliputi transparansi, pengawasan, fasilitas, mekanisme pengaduan, hingga tata kelola kampus.
Baca Juga: Tuntut Transparansi Birokrasi, Mahasiswa Unsoed Bawakan Delapan Tuntutan
Dalam forum diskusi tersebut, Arif selaku peserta diskusi mendorong agar reformasi kampus tidak berhenti pada penertiban prosedural, tetapi mencakup aspek praktik dan sistem pengawasan di dalam universitas. Ia juga menyampaikan usulan mengenai pembentukan tim investigasi independen untuk menelusuri sejumlah persoalan, termasuk mekanisme seleksi mahasiswa baru jalur mandiri. Selain itu, seluruh civitas academica diharapkan untuk bersama-sama terus mengawal tata kelola kampus yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Baca Juga: Mitra Unsoed Putus Kontrak Pasca-OTT KPK? Ini Jawaban Plt. Rektor
Mahasiswa turut menyoroti transparansi penggunaan anggaran dan kondisi fasilitas kampus, termasuk akses informasi mengenai pengadaan fasilitas. Menanggapi hal tersebut, pihak universitas menyampaikan rencana mengenai pembuatan dashboard agar mahasiswa dapat memantau penggunaan anggaran dan fasilitas. Ali Rokhman juga menyampaikan rencana pembentukan satuan tugas yang melibatkan perwakilan dari setiap fakultas, mahasiswa, dan dosen untuk merumuskan langkah perbaikan tata kelola kampus dengan harapan menyusun rencana kerja serta mengevaluasi tata kelola yang ada.
Forum juga membahas keberadaan platform sebagai kanal pengaduan di lingkungan kampus, menilai kanal tersebut perlu didukung prosedur operasional yang jelas agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti. Diskusi publik tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan kritik, aspirasi, dan respon dari berbagai unsur civitas academica agar terciptanya tata kelola kampus yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Diskusi publik ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi penanda berakhirnya rangkaian diskusi mengenai urgensi reformasi tata kelola kampus.
Editor: Velen Candra Nadia
Reporter: Aulya Desya, Dwi Santika Sukmaningrum, Jeni Rindi Afriska, Reny Diah Merriola, Ryu Athallah Raihan,Velen Candra Nadia






