Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Kamisan, Soroti Kasus HAM yang Belum Tuntas

Penulis: Reny Diah Merriola

Orasi oleh massa aksi (3/9/2026) (Beritaunsoed.com/Ryu Athallah Raihan)

Aliansi Soedirman Melawan menggelar Aksi Kamisan pada Kamis (3/9/2026) di Tugu Pembangunan, Purwokerto. Bertajuk “Menolak Lupa dari Munir hingga Affan Kurniawan”, massa aksi menyoroti sejarah kelam kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang belum dituntaskan oleh pemerintah. 

“Kita sama-sama merawat ingat, menyebarkan awareness, dan dengan sadar bahwasanya negara belum selesai melakukan penyelesaian hak asasi manusia yang dilakukan oleh pelanggar-pelanggar HAM di negara ini,” tutur Elzha, salah satu peserta Aksi Kamisan. 

Selain itu, Elzha menekankan pentingnya terus bersuara untuk memperluas kesadaran publik mengenai kasus-kasus tersebut. Lebih lanjut, Elzha berharap agar pemerintah dapat menjalankan perannya dengan mendatangi massa aksi dan berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus-kasus pelanggaran HAM.

Senada dengan Elzha, mahasiswa Fakultas Hukum, Raihan, menambahkan bahwa Aksi Kamisan ini dapat menjadi salah satu langkah untuk menekan agar pemerintah merealisasikan sebuah kebijakan untuk korban pelanggaran HAM. Ia berharap kebijakan yang disusun bersifat transparan dan memihak kepada masyarakat.

“Kita menuntut transparansi dan juga evaluasi agar kebijakan itu menjadi lebih baik dan juga berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Raihan.

Menanggapi belum adanya respons pemerintah, Nayla, selaku Koordinator Lapangan (Korlap), menyebut bahwa aksi ini menjadi cara yang masih efektif untuk terus menekan dan melawan kasus-kasus pelanggaran HAM yang belum dituntaskan. Ia berharap bahwa Aksi Kamisan terus berlangsung dan dapat menjadi percikan semangat bagi masyarakat yang mungkin sudah mulai lelah mengenai ketiadaan respon negara. 

Penyampaian Orasi oleh Koordinator Lapangan (3/9/2026) (Beritaunsoed.com/Ryu Athallah Raihan)

Nayla menambahkan bahwa Aksi Kamisan ini akan diselenggarakan secara konsisten dan tidak terbatas pada periode tertentu. Ke depan, ia berharap agar atensi dan keterlibatan mahasiswa meningkat dalam aksi ini.

Editor: Andika Brilyan

Reporter: Annisa Dwi Rahman, Abida Fitratussawa, Manda Damayanti, Raiza Firdani Kurnia Suci, Reny Diah Merriola, Ryu Athallah Raihan, Dina Fitria Salsabila, Muhammad Robin Mubarok Najlakhosyaf

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

Penulis: Tegar Pri Antony Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)…

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Penulis: Afifah Setyaningtyas Di tengah dinamika kehidupan kampus, keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Krisis JBI di Indonesia: Realitas dan Tantangan Aksesibilitas Tunawicara dan Tunarungu

Krisis JBI di Indonesia: Realitas dan Tantangan Aksesibilitas Tunawicara dan Tunarungu

Jamuan Sunyi

Jamuan Sunyi

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”

September Hitam: Kilas Balik Aksi Kamisan “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan”