Memperingati Hari Pangan Sedunia

Ilustrasi: Sri Hari Yuni Rianti

Hari Pangan Sedunia adalah sebuah perayaan internasional yang diperingati setiap 16 Oktober, momen ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pangan dan masalah terkait pangan yang dihadapi dunia. Hal ini bertujuan untuk mengatasi isu-isu seperti kelaparan, ketidakseimbangan pangan, dan ketidakpastian pangan, serta untuk mempromosikan upaya global dalam mencapai Keberlanjutan Pembangunan yang Berkelanjutan, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 2, yang berkaitan dengan “Mengakhiri Kelaparan, Mencapai Keamanan Pangan, Gizi, dan Meningkatkan Pertanian Berkelanjutan.” Adapun isu pangan yang sekarang sedang dihadapi oleh dunia yaitu:

  1. Statistik Pangan Global:
    a. Pada tahun 2019, produksi makanan global mencapai 9.3 miliar metrik ton.
    b. Negara dengan produksi tertinggi termasuk China, India, dan Amerika Serikat.
    c. Sebanyak 9% populasi dunia, atau sekitar 690 juta orang, menderita kelaparan pada tahun 2019.
  2. Pengaruh Perubahan Iklim pada Pangan:
    a. Grafik menunjukkan peningkatan suhu global selama beberapa dekade terakhir.
    b. Peningkatan suhu dan cuaca ekstrem dapat mengurangi produktivitas pertanian.
    c. Perubahan iklim juga dapat menyebabkan masalah seperti kekeringan, banjir, dan peningkatan wabah hama.
  3. Makanan yang Terbuang:
    a. Setiap tahun, sekitar 1/3 makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia (sekitar 1.3 miliar ton) terbuang.
    b. Ini menciptakan dampak besar pada lingkungan, seperti emisi gas rumah kaca dari pembuangan makanan.
  4. Pangan Lokal dan Keberlanjutan:
    a. Mendukung pertanian lokal membantu mengurangi dampak lingkungan dan mempromosikan keberlanjutan.
    b. Makanan Organik
  5. Peran Teknologi dalam Pangan
  6. Kegagalan Distribusi Pangan

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Gemah Ripah Loh Jinawi: Kemeriahan Acara Lengger Bicara 2026

Penulis: Muhamad Ade Ravi Mengusung tema besar Gemah Ripah Loh Jinawi, perhelatan kebudayaan Lengger Bicara 2026…

Potret Massa Suarakan Tuntutan dalam Aksi Mimbar Bebas: Desak Mundur Prabowo-Gibran

Penulis: Afifah Setyaningtyas Aliansi Banyumas Raya menggelar aksi mimbar bebas bertajuk “Lawan dengan Bebas: Desak Mundur…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?