Gen Z: Pendorong Perdamaian di Era Digital?
Dunia kita saat ini dipenuhi dengan tantangan global yang memerlukan upaya bersama untuk mencapai perdamaian dan keselarasan. Di tengah revolusi digital yang sedang berlangsung, satu generasi muda, Gen Z, telah memegang peran sentral dalam mempromosikan perdamaian di seluruh dunia.
Tukang Parkir Liar: Tantangan Tersembunyi Bagi Kenyamanan Kota
Sebagai seorang anak kos-kosan, sehari-hari saya mengeluarkan uang dalam kisaran Rp3.000-6.000 hanya untuk parkir motor. Setiap tempat parkir biasanya mematok tarif sebesar Rp2.000 setiap kali parkir. Meskipun jumlah ini mungkin tidak signifikan bagi sebagian orang, bagi saya yang menghadapi keterbatasan anggaran, uang sebesar itu cukup dapat menguras kantong.
Pekik Mahasiswa Banyumas Pada Aksi May Day: UU Cipta Kerja Menyengsarakan Buruh
Oleh: Balqist Maghfira Xielfa Hari buruh di Banyumas diperingati dengan pembentangan spanduk penolakan Undang-Undang Cipta Kerja…
Kronologi Didiskualifikasinya Tim Sepak Bola Fikes dari Porsoed 2022
Oleh: Alil Saputra PURWOKERTO – Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (Fikes) didiskualifikasi dari cabang olahraga sepak bola pada…
Gatotkaca dan Togog
Jangan heran kalau di kampus ada kampanye kecil-kecilan untuk memilih para wakil mahasiswa dan pengurus baru karena itu memang sudah menjadi kebiasaan yang turun temurun. Dikatakan kecil-kecilan karena intensitas keramaian (atau katakanlah kesakralannya) tidak semeriah pemilihan ketua erte, calon tunggal sekalipun. Tidak percaya? Silakan hitung sendiri, pasti lebih banyak mahasiswa yang memilih mengantuk di kamar kos daripada berbondong-bondong menunjuk lubang hidung sejawatnya untuk dijadikan wakil mahasiswa atau pengurus baru. Sehingga kalau menyembul pertanyaan: apakah ini berarti kadar rasa demokrasi mahasiswa sekarang menurun? Saya kurang begitu paham.












