Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Mempertahankan Nilai Demokrasi Bangsa

Ratusan mahasiswa perwakilan kampus yang ada di Banyumas menggelar aksi di alun-alun
Purwokerto pada hari Senin (19/02). Aksi tersebut bertujuan untuk menegaskan
komitmennya dalam upaya menuntut kembalinya demokrasi bangsa. Salah satunya, mereka
merasa terdapat goresan nilai demokrasi pada proses pemilihan umum presiden 2024 yang
merupakan sarana demokrasi bangsa. Aksi tersebut juga diharapkan mampu memberikan
kesadaran masyarakat akan kondisi demokrasi saat ini.

Hingar Bingar Kebijakan Remunerasi di Unsoed

“Saya minta kalian lihat dengan objektif siapa saja dosen yang sekarang masih sering membimbing skripsi buat mahasiswanya dan masih nerima kalian di tengah kesibukan kita,” ujar seorang dosen Fakultas Hukum

Unsoedfess Sebagai Wadah Komunikasi dan Informasi Mahasiswa Unsoed

Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pengguna Twitter atau sekarang disebut X, umumnya cukup mengenal akun autobase dengan nama pengguna @Unsoedfess1963 yang saat ini sudah memiliki lebih dari dua puluh sembilan ribu pengikut. Autobase X merupakan akun yang dijalankan untuk mengirim unggahan atau cuitan melalui akun tersebut, sehingga unggahan akan bersifat anonim. 

Akar Kehidupan

Tanpa ia sadari kerlapan bintang dimatanya semakin memenuhi ekspektasi mengenai dunia luar. Asap dari cerutu yang masih hangat terbakar menghiasi kamar dan delusi yang semakin berandai tentang bagaimana alam menata kehidupan manusia yang penuh dengan kekacauan.

Mengulik Alur Pembenahan Fasilitas Kampus, Kenapa Tidak Kunjung Bagus?

Kurang memadainya fasilitas di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi topik perbincangan yang selalu panas. Ditambah lagi dengan terlaksananya proyek revitalisasi patung kuda di depan komplek kantor pusat Unsoed yang akhir-akhir ini menimbulkan banyak tanggapan kontra. Beberapa menganggap kelayakan fasilitas kampus dirasa lebih penting ketimbang proyek revitalisasi patung kuda tersebut karena bersinggungan secara langsung terhadap kegiatan belajar dan mengajar mahasiswa sehari-hari.

TikTok Shop Menghancurkan Penjualan Lokal

TikTok merupakan aplikasi asal Tiongkok yang berisi cuplikan video pendek dari para konten kreator. Di Indonesia sendiri, TikTok telah menjadi salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat. Laporan firma riset Statista menunjukkan bahwa jumlah pengguna aplikasi satu ini di Indonesia mencapai 113 juta per April 2023. Hal ini membuktikan bahwa aplikasi TikTok sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Terkenalnya TikTok di masyarakat membuat banyak konten kreator mulai mempromosikan produk milik mereka sendiri. Konten kreator juga bisa melakukan endorse sebuah produk. Tampilan yang menarik serta durasi yang pendek membuat banyak orang mulai tertarik dengan produk yang dipromosikan. Promosi dengan menggunakan TikTok kini telah menjadi tren di perusahaan-perusahaan besar. Mulai dari kosmetik, pakaian, makanan, bahkan hal remeh seperti jepitan rambut atau jamu tradisional mulai dipromosikan di sana. Tak lama ini, tepatnya pada tanggal 17 April 2021, TikTok di Indonesia secara resmi mulai meluncurkan fitur terbaru yang dinamakan dengan TikTok Shop.