TikTok Shop Menghancurkan Penjualan Lokal
TikTok merupakan aplikasi asal Tiongkok yang berisi cuplikan video pendek dari para konten kreator. Di Indonesia sendiri, TikTok telah menjadi salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat. Laporan firma riset Statista menunjukkan bahwa jumlah pengguna aplikasi satu ini di Indonesia mencapai 113 juta per April 2023. Hal ini membuktikan bahwa aplikasi TikTok sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Terkenalnya TikTok di masyarakat membuat banyak konten kreator mulai mempromosikan produk milik mereka sendiri. Konten kreator juga bisa melakukan endorse sebuah produk. Tampilan yang menarik serta durasi yang pendek membuat banyak orang mulai tertarik dengan produk yang dipromosikan. Promosi dengan menggunakan TikTok kini telah menjadi tren di perusahaan-perusahaan besar. Mulai dari kosmetik, pakaian, makanan, bahkan hal remeh seperti jepitan rambut atau jamu tradisional mulai dipromosikan di sana. Tak lama ini, tepatnya pada tanggal 17 April 2021, TikTok di Indonesia secara resmi mulai meluncurkan fitur terbaru yang dinamakan dengan TikTok Shop.
Revitalisasi Patung Kuda Sebagai Wajah Unsoed, Sementara Fasilitas Masih Butut
Tiap fakultas di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memiliki fasilitas masing-masing untuk menunjang kebutuhan mahasiswa. Akan tetapi, para mahasiswa masih kurang puas dengan fasilitas yang telah diberikan. Entah laboratorium yang kurang memadai, kebutuhan ruang kelas yang kurang, dan masih banyak lagi. Namun, dengan banyaknya keluhan tersebut, Unsoed tidak membenahi fasilitas dan sarana prasarana yang ada. Unsoed malah melakukan revitalisasi patung kuda dengan menganggarkan dana sekitar satu miliar rupiah untuk proyek tersebut.
Peran Bela Negara Dalam Mengatasi Kejahatan Cyber
Peran bela negara dalam mengatasi kejahatan cyber di era digital di Indonesia merupakan suatu aspek penting yang terkait dengan status negara demokrasi terbesar di dunia. Gelar ini tidak diperoleh secara sembarangan, melainkan hasil dari kesuksesan Indonesia dalam menyusun struktur politik dan kekuatan militer pada posisi yang strategis. Sebagai langkah untuk memperkuat pertahanan, Indonesia memperkenalkan konsep bela negara. Secara konseptual, konsep ini mirip dengan wajib militer yang diterapkan di beberapa negara. Berjuang untuk kepentingan negara, atau yang dikenal sebagai “bela negara,” dianggap sebagai mandat yang diemban oleh rakyat, sebagaimana tercantum dalam “Pasal 27 Ayat (3) UUD NRI 1945,” yang menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara.” Prinsip ini juga ditegaskan oleh “Pasal 30 Ayat (1) UUD NRI Tahun 1945,” yang menyatakan bahwa “Tiap-tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara.”
PESTA RAKYAT, Sarana Menghitung Hidung
Adalah omong kosong, menganggap manusia berdiri sederajat. Karena di dunia ini selalu ada dualisme, ada barat ada timur ada atas ada bawah dan kenyataan kontradiktif lainnya. Hubungan atas bawah ini dapat diigambarkan misalnya hubungan antara kopral dengan jenderal maupun buruh dengan majikan.
Program Kerja Carut Marut, Rapat Sampai Larut
Karena malam hari adalah waktu untuk manusia mengistirahatkan diri setelah menjalani hari, mungkin menyebabkan peserta rapat menjadi tidak dapat memaksimalkan performanya. Ditambah lagi jika ada tugas kuliah yang bertengger menjadi beban di pikiran sehingga tidak bisa fokus dalam forum. Kekurangan selanjutnya terkait rapat tengah malam adalah seringnya perubahan alur pembahasan menjadi lebih berbelit-belit dan memakan waktu. Hal tersebut bisa menurunkan tingkat keefektifan sebuah rapat.
Menggugat Tradisi Jurit Malam: Mengapa Ospek Kampus Perlu Diubah
Tradisi ospek kampus, khususnya praktik perpeloncoan, memerlukan pemikiran dan evaluasi mendalam. Kesejahteraan, keamanan, dan nilai-nilai etika mahasiswa harus diutamakan dalam setiap aspek pendidikan tinggi. Dengan mempertimbangkan penelitian ilmiah yang mendukung argumen ini, serta perlindungan hukum yang ada, kita dapat berharap untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, mendukung, dan sesuai dengan nilai-nilai inti pendidikan.












