Rumsah dan Badri

Di tangan Rumsah kerinduan itu tercekik, berkelindan dengan darah yang semerbak melukai lalat. Enam tahun sudah berlalu, Ia ikhlas bahwa kehidupan akan terus berlanjut meski Wanto tak bersamanya. Ia lega saat mencuci tangan di Stasiun Tapitra untuk membersihkan ceceran kenistaan ketika asmara kala itu membuatnya seperti sedang dikoyak kebodohan. Bagaimana tidak, Wanto menjadikannya pilihan hanya untuk mencari kebahagiaan bersama dengan wanita-wanita lain, sedangkan Rumsah menjadikan Wanto satu-satunya yang selalu bersemayam di ruang bahagia miliknya.

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Mempertahankan Nilai Demokrasi Bangsa

Ratusan mahasiswa perwakilan kampus yang ada di Banyumas menggelar aksi di alun-alun
Purwokerto pada hari Senin (19/02). Aksi tersebut bertujuan untuk menegaskan
komitmennya dalam upaya menuntut kembalinya demokrasi bangsa. Salah satunya, mereka
merasa terdapat goresan nilai demokrasi pada proses pemilihan umum presiden 2024 yang
merupakan sarana demokrasi bangsa. Aksi tersebut juga diharapkan mampu memberikan
kesadaran masyarakat akan kondisi demokrasi saat ini.

Hingar Bingar Kebijakan Remunerasi di Unsoed

“Saya minta kalian lihat dengan objektif siapa saja dosen yang sekarang masih sering membimbing skripsi buat mahasiswanya dan masih nerima kalian di tengah kesibukan kita,” ujar seorang dosen Fakultas Hukum

Unsoedfess Sebagai Wadah Komunikasi dan Informasi Mahasiswa Unsoed

Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pengguna Twitter atau sekarang disebut X, umumnya cukup mengenal akun autobase dengan nama pengguna @Unsoedfess1963 yang saat ini sudah memiliki lebih dari dua puluh sembilan ribu pengikut. Autobase X merupakan akun yang dijalankan untuk mengirim unggahan atau cuitan melalui akun tersebut, sehingga unggahan akan bersifat anonim. 

Akar Kehidupan

Tanpa ia sadari kerlapan bintang dimatanya semakin memenuhi ekspektasi mengenai dunia luar. Asap dari cerutu yang masih hangat terbakar menghiasi kamar dan delusi yang semakin berandai tentang bagaimana alam menata kehidupan manusia yang penuh dengan kekacauan.

Mengulik Alur Pembenahan Fasilitas Kampus, Kenapa Tidak Kunjung Bagus?

Kurang memadainya fasilitas di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi topik perbincangan yang selalu panas. Ditambah lagi dengan terlaksananya proyek revitalisasi patung kuda di depan komplek kantor pusat Unsoed yang akhir-akhir ini menimbulkan banyak tanggapan kontra. Beberapa menganggap kelayakan fasilitas kampus dirasa lebih penting ketimbang proyek revitalisasi patung kuda tersebut karena bersinggungan secara langsung terhadap kegiatan belajar dan mengajar mahasiswa sehari-hari.