Festival Banjoemas Kota Lama, Perpaduan Harmoni Budaya dalam Tradisi Sakral
Oleh: Widyana Rahayu Festival Banjoemas Kota Lama diselenggarakan pada Sabtu (17/05/2025) di Alun-Alun Banyumas dan kompleks…
Kemeriahan Lebaran di Purwokerto: Dinporabudpar dan Sanggar Jagabaya Nuswantara Suguhkan Pertunjukan Budaya Memukau
Suasana hangat lebaran masih terasa di Purwokerto dengan digelarnya pertunjukan budaya yang memukau pada Kamis malam (17/4/25). Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas (Dinporabudpar) berkolaborasi dengan Sanggar Jagabaya Nuswantara sukses menyelenggarakan acara spesial bertajuk “Lebaran Bersama Rakyat” di Alun-Alun Purwokerto.
Kemeriahan Kirab Pusaka: Sukacita di Hari Ulang Tahun Kabupaten Banyumas
Iring-iringan kirab pusaka memadati Jalan Jenderal Soedirman Kabupaten Banyumas pada Minggu (16/25). Kirab pusaka ini merupakan salah satu bentuk kemeriahan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Banyumas yang genap ke-454 pada 22 Februari nanti.
Kirab Pusaka Sambut Hari Jadi ke-454 Kabupaten Banyumas
Kirab Pusaka kembali meriahkan Hari Jadi ke-454 Kabupaten Banyumas yang digelar pada Minggu (16/2/2025). Kerumunan warga tampak antusias di sepanjang rute kirab dari Pendopo Wakil Bupati hingga Alun-Alun Purwokerto untuk menyaksikan langsung iring-iringan pusaka bersejarah.
Bawakan Inovasi, Ki Panji: Memayu Hayuning Bawan
Panji menjelaskan korelasi positif antara kegemarannya bermain wayang sejak usia empat tahun sampai akhirnya menjadi kaum totaliter dalam mempromosikan wayang. Sehubungan dengan hal itu, Panji juga menambahkan bahwa usahanya melestarikan wayang didasari oleh nilai-nilai filosofis, moral, dan historis yang ada di dalamnya. “Ilmu dalam dunia pewayangan sangat kompleks. Contohnya, kenapa wayang yang bisa digerakkan hanya tangan? Itu artinya nanti pas kita sudah meninggal, tangan yang berbicara. Anggota tubuh,” kata Panji.
Satu Tujuan, Beragam Keistimewaan: Mengenal 5 Komunitas Penggerak Minat Baca di Banyumas
Dilansir dari UNESCO, Indonesia memiliki indeks minat baca yang mengkhawatirkan, yaitu di angka 0,001%. Ini berarti, hanya ada 1 dari 1000 orang yang melakukan kegiatan membaca. Kendati demikian, aktivitas membaca mulai menjamur di seluruh penjuru negeri dan diminati oleh berbagai kalangan. Hal ini dibuktikan dengan bermunculannya komunitas-komunitas membaca di Indonesia, salah satunya di Banyumas. Berikut 5 komunitas untuk kegiatan literasi di Banyumas yang masih aktif hingga saat ini:











