Sumpah Pemuda, Akses Pendidikan Pemuda?

meneropong-wajah-pendidikan

PURWOKERTO-Akses pemuda untuk mengenyam pendidikan di Daerah Banyumas kurang. “Tingkat aksesibilitas pendidikan masyarakat Banyumas terhadap pendidikan berkurang, fenomena yang terjadi justru peserta didik di Banyumas lebih didominasi oleh pendatang luar,” ujar Leo Fredick Barus, Ketua Cabang FMN Ranting Purowkerto dalam acara “Malam Kebudayaan” di Alun-alun Purwokerto, Rabu (28/10).

Biaya pendidikan juga menjadi salah satu permasalahan pemuda. “Kondisi pemuda Indonesia saat ini mengalami banyak problem, seperti akses pendidikan yang sulit, biaya pendidikan yang mahal, serta tidak adanya jaminan lapangan pekerjaan dari pemerintah,” ujar Syifa Fauziah Ruhiyat, Ketua Panitia

Dalam momentum Sumpah Pemuda ini diharapkan pemuda dapat mengekspresikannya memlaui caranya masing-masing ujar Syifa-sapaan akrab mahasiswi Fakultas Hukum Unsoed. Leo pun mengatakan pemuda dapat mengekspresikan apa yang dirasakan dalam Momentum Sumpah Pemuda.

Acara yang juga mengkritisi satu tahun kepemimpinan Jokowi-JK ini menggalang petisi “Satu Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK, Musibah atau Berkah” dalam bentuk tanda tangan atau tulisan apapun. Front Mahasiswa Naisonal (FMN) Cabang Purwokerto sebagai tuan rumah, memberi kesempatan kepada para pengunjung yang ingin menyumbangkan masker N95 ke “kotak masker”. Malam Kebudayaan bertajuk “sumpah pemuda?” ini juga diramaikan oleh performa dari band kampus, dan teater seni. (Emerald Magma Audha)

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Gemah Ripah Loh Jinawi: Kemeriahan Acara Lengger Bicara 2026

Penulis: Muhamad Ade Ravi Mengusung tema besar Gemah Ripah Loh Jinawi, perhelatan kebudayaan Lengger Bicara 2026…

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?