Si Cantik Langit

Satu hari kamu biru
Kutatap indahmu yang syahdu itu
Awan berlagak bak perhiasan
Kian rupawan kamu dijadikan

Ratap Dekap Semesta Tergelak

Kepada helai bulu merpati melalang gusar
Pucuk cemara dan kayu manis melipir ke dahan pinus
Gemetar rimbun batu-batu tertumpuk
Kian termangu jati di tebing dan lembah
Sendiri, gundul

Orang-Orang Terpilih

Oleh: Adventia Natali D. S Orang-orang yang terpilih Kami melihat mereka seperti itu Hanya bermodalkan bualan…

Terbit Menjerit

Mengapa neraka dititipkan di akhirat?
Sementara penghuninya sudah jelas terpampang

Rumah Kampung Halaman

Lelah datang sudah tak terhingga, namun rumah selalu menyapa

Hingga Purnama

Seberkas cahaya bersemi
Sudah tiba, sang bulan sabit
Biarpun bukan mentari
Setidaknya harapan mulai terbit