Oknum Mahasiswa Unsoed Diduga Pelaku Kekerasan, Penelantaran, dan Jejaringnya dalam Perdagangan Manusia

Kekerasan seksual menjadi salah satu perilaku yang bertolak belakang dengan kemanusiaan, tetapi sayangnya masih marak terjadi di berbagai lapisan masyarakat. Tidak ada yang tahu betul bagaimana cara kerja otak para pelaku hingga akhirnya melakukan hal keji tersebut. Perilaku mereka tentunya memberikan kerugian bagi para korban. Namun, sebagai simbol perlawanan, banyak korban enggan hanya berdiam membiarkan pelaku yang tidak tahu diri berkeliaran ke sana kemari. Keadilan bagi para korban sudah seharusnya diperjuangkan dan hukuman patut dijatuhkan bagi para pelaku secara tidak terkecuali, termasuk Muhammad Rafi Ananta (MRA).

Aksi Kamisan: Hitamkan Purwokerto untuk Keadilan HAM

Oleh: Nur Laela Pada 19 September, Aksi Kamisan kembali digelar di Alun-Alun Purwokerto dengan bertajuk “Hitamkan…

Revitalisasi Kantin Fabio Unsoed Menuju Kenyamanan Baru

Oleh: Gauri Indah Sukmawati Kantin Fakultas Biologi, yang menjadi lokasi favorit untuk berkumpul, kini berdiri di…

Komunitas Batir Isyarat Banjoemas (BIB) Dukung Komunikasi Inklusif bagi Disabilitas Tuli

Oleh: Zahwa Sabila Rusydah Komunitas Batir Isyarat Banjoemas (BIB) menjadi sarana belajar dan komunikasi inklusif dengan…

Jelang Seminggu Perilisan, Teraversa Undang Berbagai Tanggapan 

Oleh: Ade Ika Cahyani  Enam hari setelah dirilis sejak penerimaan mahasiswa baru (maba) 2024 pada Sabtu…

Aksi di Depan Gedung DPRD Banyumas Ricuh, Polisi Semprotkan Water Cannon

Oleh: Nurul Irmah Agustina Koalisi mahasiswa dari beberapa universitas di Banyumas menyerukan aksi “Banyumas Adili Jokowi:…