Bawakan Inovasi, Ki Panji: Memayu Hayuning Bawan

Panji menjelaskan korelasi positif antara kegemarannya bermain wayang sejak usia empat tahun sampai akhirnya menjadi kaum totaliter dalam mempromosikan wayang. Sehubungan dengan hal itu, Panji juga menambahkan bahwa usahanya melestarikan wayang didasari oleh nilai-nilai filosofis, moral, dan historis yang ada di dalamnya. “Ilmu dalam dunia pewayangan sangat kompleks. Contohnya, kenapa wayang yang bisa digerakkan hanya tangan? Itu artinya nanti pas kita sudah meninggal, tangan yang berbicara. Anggota tubuh,” kata Panji.

Bisik Serayu Festival: Menggali Filosofi dan Isu Lingkungan Serayu

Oleh: Maula Rizki Aprilia  Serayu yang kurang diperhatikan dan isu lingkungan yang tidak teratasi dengan baik…

Berkah Hujan Warnai Budaya di Sudut Serayu

Oleh: Ade Ika Cahyani  Bisik Serayu Festival merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di Joglo Gayatri Rianto…

Juru Parkir Liar Kian Marak, Dishub Banyumas: Kami Kekurangan Personel

Maraknya juru parkir liar di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengundang perhatian berbagai pihak. Keberadaan juru parkir liar menimbulkan beberapa reaksi dari masyarakat. Di satu sisi, keberadaan juru parkir liar memberikan kemudahan akses parkir bagi pengunjung. Namun, di sisi lain hal ini juga menimbulkan ketidaknyamanan.

Banyumas 10.000 Lengger Bicara, Sabet Rekor MURI Dunia

Sabtu (22/06/2024), Banyumas dimeriahkan oleh pagelaran akbar “Banyumas 10.000 Lengger Bicara,” dengan partisipasi 10.000 penari. Acara ini dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Satria Purwokerto dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak kecil, remaja, hingga orang dewasa.

Daftar Lokasi Salat Id di Sekitar Unsoed

Tidak terasa kita telah memasuki penghujung bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Kesedihan dan kebahagiaan akan terasa pada semua khalayak, termasuk kalangan mahasiswa. Kesedihan karena ditinggalkan oleh bulan yang di dalamnya segala kebaikan dilipatgandakan pahalanya, serta kebahagiaan yang dirasakan ketika menikmati liburan hari raya dan dapat merayakan ibadah salat Id bersama keluarga.

Kendati demikian, tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan untuk mudik, entah dikarenakan lokasi rumah yang terlampau jauh atau kondisi lain yang membuat mereka tidak bisa pulang ke daerah asal. Oleh karena itu,  kami Awak Sketsa telah meliput masjid-masjid di sekitar Unsoed yang dapat digunakan oleh para mahasiswa yang berhalangan mudik dan hendak menunaikan ibadah salat Id di Purwokerto. Terdapat tiga pembagian lokasi yang dapat digunakan untuk salat Id, yaitu: masjid, lapangan, dan beberapa masjid cadangan yang dijadikan tempat salat Id pada saat hujan melanda.