Belum Usai

Oleh: Clara Diva Esperanza

Ilustrasi: Nadya Salma

Mulanya bergerak dalam keadaan senyap
Bersembunyi dalam bayang-bayang gelap
Beraksi dengan sedikit ketakutan
Namun, yang pasti mereka lebih kuat untuk memeluk kebebasan

Kepada setiap jiwa yang semakin berkobar
Menuntut aksi yang semakin akbar
Yang mulai melewati garis batasan
Dengan memupuk gugusan pengorbanan

Para pejuang reformasi
Yang bersinar, tetapi dipaksa hilang
Tanpa sempat menuai hasil adorasi
Berupa negeri yang sedikit lebih lapang

Pada negeri yang semakin lanjut
Para pemimpin yang hanya berjanji-janji
Namun, disini kami masih tetap menuntut asasi
Berdiri tegak di gelap malam bersama lilin di tangan
Tak pernah bosan mendesak bagimu keadilan

*Penulis merupakan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2021

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

52 Hz

Oleh: Resty Assyfa Aku berenang menyusuri hamparan laut yang gelap, mengarungi rute panjang saat dunia terlelap.…

Penjajah Berdasi

Oleh: Annisa Nur Hidayah Air laut merona oleh darah, Bumi dipijaki para penjajah berdasi. Paru-paru dunia…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

52 Hz

52 Hz

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penjajah Berdasi

Penjajah Berdasi

Bumi Manusia: Membongkar Takdir Romansa Manis Berakhir Tragis di Tangan Bangsa Eropa

Bumi Manusia: Membongkar Takdir Romansa Manis Berakhir Tragis di Tangan Bangsa Eropa