Penulis: Raiza Firdani Kurnia Suci
Sepekan yang lalu, Aliansi Soedirman Melawan menggelar Aksi Kamisan bertajuk “Menolak Lupa Munir hingga Affan Kurniawan” di depan Tugu Pembangunan, Kamis (3/9/26). Aksi ini dilakukan untuk memperingati “September Hitam”. Massa aksi menyampaikan aspirasi dan berorasi secara bergantian sebagai bentuk refleksi dan pengingat atas kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang hingga kini belum tuntas.
Dalam Aksi Kamisan saat itu, massa aksi mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa korban pelanggaran HAM belum memperoleh keadilan. September Hitam menjadi momentum untuk menyoroti kasus-kasus pelanggaran HAM serta mengajak masyarakat untuk tetap mengingat persoalan tersebut. Selain itu, massa aksi juga menyoroti respons dan tanggung jawab pemerintah mengenai persoalan ini. Mereka secara khusus menyoroti pemenuhan hak dan keadilan bagi para korban.
Melalui Aksi Kamisan, Aliansi Soedirman Melawan menyerukan agar penyelesaian kasus pelanggaran HAM tidak berhenti pada pengungkapan kasus, tetapi dilanjutkan dengan upaya penegakan keadilan dan pemenuhan hak korban. Selain itu, massa aksi juga menyerukan agar tidak terjadi lagi pelanggaran HAM di masa mendatang.
Editor: Azmi Layaliya Nauro
Reporter: Annisa Dwi Rahman, Abida Fitratussawa, Manda Damayanti, Raiza Firdani Kurnia Suci, Reny Diah Merriola, Ryu Athallah Raihan, Dina Fitria Salsabila, Muhammad Robin Mubarok Najlakhosyaf






