Dalam Jenggala Belantara

Oleh: Intan Ramadhani

Ilustrasi: Nilta Maya Shofa

Dalam jenggala belantara padat ranting
Hujan menumpahi selalu lahannya yang kering
Di sana kusuma higanbana tumbuh selasa
Rancap menyayat pada nadi empunya
Kelopak rupawannya mengerat mata serupa beling
Umbinya kasar berakar mengetati daging
Ruah darah tiada hingga ditelannya
Kusuma higanbana memerahi daksanya

Dalam jenggala belantara minim pemukim
Hujan menumpahi selalu malamnya yang dingin
Saban hari cemeti pula belati berarakan tanpa kendali
Serampangan pagan tertanam di sana-sini
Bilahnya menengadah, menyabiti jari petandang
Bilahnya melambai, melecuti kaki pendatang
Ruah darah melintangi suaranya
Cemeti pula belati memerahi matanya

Dalam jenggala belantara, bukan
Satu gubuk kumuh dalam gang
Puan menghuni sendirian
Dan mendiami keheningan
Di sana hanya ada malam
Di angkasa jua tanpa bulan

Dalam jenggala belantara, bukan
Satu gubuk kumuh dalam gang
Hujan selalu dari matanya
Merah darah sesaki hatinya
Duka menggenangi jiwanya
Lara penaka baka baginya

Satu gubuk kumuh dalam gang, bukan
Satu insan kehilangan lintasan
Saban hari gemakan pertanyaan
“Aku di mana, Tuhan?”

*Penulis merupakan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor: Gauri Indah Sukmawati

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

52 Hz

Oleh: Resty Assyfa Aku berenang menyusuri hamparan laut yang gelap, mengarungi rute panjang saat dunia terlelap.…

Penjajah Berdasi

Oleh: Annisa Nur Hidayah Air laut merona oleh darah, Bumi dipijaki para penjajah berdasi. Paru-paru dunia…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Unsoed dan Polda Jalin Kerja Sama, Kampus Tegaskan Tak Ada Intervensi Akademik

Unsoed dan Polda Jalin Kerja Sama, Kampus Tegaskan Tak Ada Intervensi Akademik

52 Hz

52 Hz

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Mati Suri Jurnalisme Musik di Indonesia

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, SOCT 2026 Menjadi Sarana Menjaring Talenta Muda

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Demokrasi Dipertanyakan, Diskusi Publik Soroti Ketimpangan dan Kebijakan Negara

Penjajah Berdasi

Penjajah Berdasi