Juru Parkir Liar Kian Marak, Dishub Banyumas: Kami Kekurangan Personel
Maraknya juru parkir liar di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengundang perhatian berbagai pihak. Keberadaan juru parkir liar menimbulkan beberapa reaksi dari masyarakat. Di satu sisi, keberadaan juru parkir liar memberikan kemudahan akses parkir bagi pengunjung. Namun, di sisi lain hal ini juga menimbulkan ketidaknyamanan.
Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Tuntut Publikasi Biaya Pendidikan Terbaru
Seruan aksi kembali digelar oleh Aliansi Soedirman Melawan pada Rabu siang (12/06). Aksi kali ini menuntut publikasi peraturan rektor terkait biaya pendidikan terbaru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) setelah peraturan mengenai kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dicabut sebagai bentuk antisipasi terulangnya kejadian saat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Aksi ini membawa tiga tuntutan yang ditujukan kepada pihak rektorat, yaitu keterbukaan terkait draf peraturan rektor terbaru mengenai kebijakan UKT, pemasifan informasi mengenai segala bentuk peraturan yang melibatkan mahasiswa, dan ancaman intervensi registrasi online demi kepentingan mahasiswa dan kepentingan bersama.
Keefektifan Sertifikasi Halal dalam Mendukung Zona Kantin Halal Aman dan Sehat (KHAS)
Pihak Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Unsoed saat ini masih menjalankan proses sertifikasi halal terhadap seluruh Kantin Fakultas Universitas Jenderal Soedirman. Pemberian sertifikasi ini bertujuan untuk membentuk ekosistem kantin yang halal, aman, dan sehat atau yang dicanangkan dengan nama zona KHAS. Guna mendukung zona KHAS ini, pemberian sertifikasi halal menjadi langkah awal sebagai bentuk pengklarifikasian kantin halal. Dalam proses pemberian sertifikasi ini, pihak LPPM Unsoed bekerja sama dengan PT Surveyor mengenai pemberian fasilitas selama proses sertifikasi ini berlangsung.
Aksi Kamisan Sekaligus Seruan pada Buntut Pendidikan Komersial
Sebagai bagian dari gerakan solidaritas, dilakukan Aksi Kamisan dengan mengangkat isu spesifik terkait Tragedi 12-15 Mei 1998, dan fenomena yang belakangan ini sedang hangat dibicarakan mengenai perampasan hak pendidikan. Dua tajuk Aksi Kamisan tersebut merupakan bentuk lebih konkret dari aksi demonstrasi pada 29 April lalu mengenai isu penurunan UKT. Aksi hari ini melibatkan partisipasi 2 lembaga dengan total sekitar 30 orang, yakni dari Aksi Kamisan Purwokerto dan juga Aliansi Soedirman Melawan.
Aksi Kamisan: Dongeng Kala Pemilu?
Dongeng identik dengan cerita fiksi yang dianggap tidak pernah terjadi. Namun, bagaimana jadinya jika aksi yang berusia 17 tahun ini disebut-sebut sebagai dongeng di kala pemilu?
UKT Naik: Meningkatkan Akses atau Membebani Mahasiswa?
Kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal) sedang menjadi isu yang hangat di kalangan mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kenaikan UKT ini ramai diperbincangkan karena nominal kenaikannya yang sangat drastic, hingga dua sampai empat kali lipat nominal UKT tahun lalu. Kenaikan UKT ini mulai berlaku sejak ditetapkannya peraturan rektor nomor 6 tahun 2024 tentang Pendidikan Biaya Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman pada tanggal 4 April 2024. Selain nominal kenaikannya yang drastis, yang menjadi permasalahan dalam kasus kenaikan UKT ini adalah peraturan rektor tersebut baru dikeluarkan pada tanggal 23 April 2024, jauh setelah pengumuman hasil seleksi jalur SNBP. Hal ini seperti menjebak para calon mahasiswa baru (camaba) yang lolos seleksi jalur SNBP di Unsoed.












