Jadwal Ukom Mundur, Mahasiswa Profesi Ners Keluhkan Beban UKT Tambahan
Oleh: Nurul Irmah Agustina Jadwal Uji Kompetensi (Ukom) yang mundur dari kalender pendidikan membuat mahasiswa Profesi…
Sistem Penilaian Dipertanyakan, PKM Center Unsoed Buka Suara
Oleh: Ryu Athallah Raihan Sistem penilaian dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025 di Universitas Jenderal…
Efisiensi Anggaran Pendidikan: Antara Penghematan Cerdas atau Ancaman Kualitas
Oleh: Nadia Amalia Wibowo Pada 22 Januari 2025 di Jakarta, pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 1…
Persaingan Semakin Ketat, Ojek Campoes Terus Melangkah Tegap
Oleh: Rizqy Noorawalia Febryanni Pada tahun 2022, Mohammad Albi Abdillah, seorang mahasiswa Agribisnis Unsoed angkatan 2019…
Oknum Mahasiswa Unsoed Diduga Pelaku Kekerasan, Penelantaran, dan Jejaringnya dalam Perdagangan Manusia
Kekerasan seksual menjadi salah satu perilaku yang bertolak belakang dengan kemanusiaan, tetapi sayangnya masih marak terjadi di berbagai lapisan masyarakat. Tidak ada yang tahu betul bagaimana cara kerja otak para pelaku hingga akhirnya melakukan hal keji tersebut. Perilaku mereka tentunya memberikan kerugian bagi para korban. Namun, sebagai simbol perlawanan, banyak korban enggan hanya berdiam membiarkan pelaku yang tidak tahu diri berkeliaran ke sana kemari. Keadilan bagi para korban sudah seharusnya diperjuangkan dan hukuman patut dijatuhkan bagi para pelaku secara tidak terkecuali, termasuk Muhammad Rafi Ananta (MRA).
Overcapacity di Unsoed: Mahasiswa Membeludak, Fasilitas Tak Mencukupi
Oleh: Fina Mustanginatul Kirom Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memiliki reputasi sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka…












