Pencoblosan Diadakan Serentak, Sejumlah TPS Fakultas Tampak Sepi Pemilih

Pemilihan Raya (Pemira) Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) telah…

Belum Usai

Oleh: Clara Diva Esperanza Mulanya bergerak dalam keadaan senyap Bersembunyi dalam bayang-bayang gelap Beraksi dengan sedikit…

Inkonsistensi Panitia Pemira Unsoed pada Sidang Verifikasi Berkas Bakal Calon Presbem

Oleh: Desi Fitriani Penetapan verifikasi berkas Pemilihan Raya (Pemira) bakal calon presiden dan wakil presiden Badan…

Kronologi Didiskualifikasinya Tim Sepak Bola Fikes dari Porsoed 2022

Oleh: Alil Saputra PURWOKERTO – Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (Fikes) didiskualifikasi dari cabang olahraga sepak bola pada…

Gatotkaca dan Togog

Jangan heran kalau di kampus ada kampanye kecil-kecilan untuk memilih para wakil mahasiswa dan pengurus baru karena itu memang sudah menjadi kebiasaan yang turun temurun. Dikatakan kecil-kecilan karena intensitas keramaian (atau katakanlah kesakralannya) tidak semeriah pemilihan ketua erte, calon tunggal sekalipun. Tidak percaya? Silakan hitung sendiri, pasti lebih banyak mahasiswa yang memilih mengantuk di kamar kos daripada berbondong-bondong menunjuk lubang hidung sejawatnya untuk dijadikan wakil mahasiswa atau pengurus baru. Sehingga kalau menyembul pertanyaan: apakah ini berarti kadar rasa demokrasi mahasiswa sekarang menurun? Saya kurang begitu paham.

Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda

Setiap tanggal 28 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati hari ini sebagai hari Sumpah Pemuda. Hari Sumpah Pemuda…