Tag: Sketsa

Rendahnya Minat Baca di Indonesia dan Tumbuhnya Gerakan-Gerakan Literasi
OPINI

Rendahnya Minat Baca di Indonesia dan Tumbuhnya Gerakan-Gerakan Literasi

Oleh: Zahra Nurfitri Laila Ilustrasi: Linggar Putri Pambajeng Buku adalah jendela dunia. Entah sudah berapa ribu kali saya membaca slogan tersebut di poster-poster yang ditempel di perpustakaan serta dinding sekolah. Guru-guru serta orang tua rasanya tak pernah berhenti menjelaskan makna dari slogan tersebut. Mereka menerangkan betapa pentingnya kegiatan membaca bagi kehidupan kita maupun masa depan bangsa. Setelah saya memasuki dunia kuliah pun tak ada yang berubah. Para dosen menganjurkan mahasiswanya untuk rajin membaca. Selain untuk menambah wawasan, rekomendasi ini juga ditujukan agar para mahasiswa mendapat rujukan penulisan tugas akhir. Pengalaman hidup tersebut tentu membuat saya bingung ketika saya mendapati bahwa persentase minat baca di Indonesia masihlah rendah. Dilan...
Rumah Kampung Halaman
SAJAK, SASTRA

Rumah Kampung Halaman

Oleh: Delima Saraswati Ari Trifiani Ilustrasi: Sri Hari Yuni Riyanti Menapak jejak di kota seberang Meninggalkan sejenak kampung halaman Berat, memang nyalar dirasakan Rindu, sudah pasti terejawantahkan Sendu memilu menepi syahdu Senyuman rindu di atas kalbu Diriku yang selalu menjadi benalu Ingin selintas menjadi sang ratu Ratu, tidak memerlukan tempat asa Hanya memandang rakyatnya dan bahagia bersama keluarga Ratu, tidak pula pergi kemana-mana Cukup duduk di atas takhta dan melihat suasana istana Berhasil terjebak, diriku dalam dunia fana Kufur nikmat dari pemberian-Nya Maaf Tuhan, diri ini hanya rindu Pada tempat berpulang nang pelik itu Bangunan tua, bersama penunggu yang renta Candu sekali senyumnya, hangat selalu dirasa Lelah datang sudah tak terhingga, namun rumah...
Mawar Maharani
SAJAK, SASTRA

Mawar Maharani

Oleh: Mar'atul Mu'ayadah Ilustrasi: Sri Hari Yuni Rianti Bunga cantik penuh duri Rupanya menggoda untuk dimiliki Harumnya semerbak mewangi Simbol kecantikan diri sejati Tangan putih bercampur dengan merah Erat menggenggam penuh darah Mata menutup ditumpukan melati Tubuh meringkuk semakin sembunyi Kilasan memori berdatangan Rasa sakit yang semakin tak tertahan Duri mawar yang semakin menusuk diri Mencoba mengalihkan perhatian sang putri Maharani pemimpin negeri Kini menangis sendiri sunyi Mawar yang menjadi gambaran keelokan diri Hancur terberai menjadi kelopak tak bertangkai Berat beban yang dia bawa sendiri Tak ada satupun yang memahami Hanya kelopak mawar menjadi saksi Jiwa yang mulai meninggalkan diri *Penulis adalah mahasiswa Fakult...
Innocent Witness : Berbeda Bukan Berarti Tak Dapat Dipercaya
ARTIKEL

Innocent Witness : Berbeda Bukan Berarti Tak Dapat Dipercaya

Oleh: Rofingatun Hamidah Sumber: https://m.imdb.com/title/tt8562562/ Informasi Film: Judul : Innocent Witness Durasi : 129 Menit Sutradara : Lee Han Tanggal Rilis : 13 Februari 2019 Rating             : 7,4/10 (IMDb) Bicara soal Korea, masyarakat lebih mengenal dengan K-Popnya yang mendunia atau drama romansa yang menghibur. Masyarakat kerap menstigma industri kreatif negara tersebut. Karena persepsi masyarakat yang sudah kadung menganggap industri kreatif di Korea hanya sekadar hiburan, tak dapat menangkap pesan yang ingin disampaikan dari film-film tersebut. Namun, pandangan tersebut perlahan mengikis sejak menangnya salah satu film buatan Korea di piala Oscar. Sebenarnya tak ...
Baru Setahun, Wall Climbing UKM Panjat Tebing Unsoed Sudah Alami Kerusakan
BERITA, KAMPUS

Baru Setahun, Wall Climbing UKM Panjat Tebing Unsoed Sudah Alami Kerusakan

Kondisi Papan wall climbing yang berada di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Jenderal Soedirman. Foto: Sarifatul Hidayah PURWOKERTO – Speed wall climbing yang berada di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengalami kerusakan. Papan wall climbing Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Panjat Tebing yang terdiri dari papan lead (kanan) dan papan speed (kiri) ini telah diresmikan pada 17 Januari 2019 lalu. Namun, baru satu tahun sejak peresmian, papan speed sudah mengalami kerusakan seperti mengelupas dan kemudian jatuh ke tanah pada Jumat (21/2) lalu. Kerusakan mulai diketahui ketika papan tersebut ikut tertarik point yang dipegang saat latihan pada Mei 2019, kurang lebih empat bulan setelah peresmian wall climbing. Kejadian itu mengakibatka...
AKTOR BOHONG
SAJAK

AKTOR BOHONG

Oleh: Rofingatun Hamidah Ilustrasi: Dera Nafalia Lagi-lagi, Kau tuduh kami tak berkualitas Lagi-lagi, kami Kau jadikan kambing hitam yang ingin diberantas Kami sekadar alibi, yang Kau susun sedemikian rupa untuk kesejahteraan sendiriApa salah kami? Omong kosong!Kami tak butuh argumen kopongAtaupun elakan bohong Tuan kami sudah memeras peluhUntuk jadikan kami bermutuNamun apa daya, Kau masih saja menggerutu Apa yang sudah Kau lakukan?Hingga Kau berhak menduakanApa yang harus kami lakukan? Agar kami Kau banggakan Kau buat kami murahBahkan tak segan-segan susah dirubahHingga tuan kami pasrahMenunggu nasib yang tanpa arah Sekarung dari kamiPermen saja tak mampu terbeli, barang satu bijiApa lagi sebutir nasi? Mau makan apa tuan kami ini? Tetapi, Kau tetap bungahSe...
MALAISE: Ketika	Banyumas Diterpa Krisis
BERITA, FEATURE

MALAISE: Ketika Banyumas Diterpa Krisis

Oleh: Yoga Iswara Rudita Muhammad Gedung Karesidenan Banyumas dibangun di kota Banyumas tahun 1843. Foto diabadikan pada 1921 dalam rangka pemberian peng hargaan pada para bupati dan pamong oleh Patih Danoeredjo VII dari Ngayogyakarta, yang berjasa dalam memberantas busung lapar. Foto: Koleksi Sugeng Wijono. “Sol solami adang se-ons biyung aja bingung anake katokan karung.” Demikian lirik sebuah lagu rakyat Banyumas. Isinya curahan keresahan masyarakat Banyumas atas krisis ekonomi yang sempat melanda pada 1930-an. Lewat lagu itu, para ibu diharap tak bingung bila anaknya memakai celana dari karung. Sebabnya, Amerika Serikat (AS) mengalami krisis ekonomi yang publik sekarang menyebutnya “Malaise”. Dampak krisis itu terasa sampai Hindia Belanda (HB). Terkadang, istilah itu dipelese...
Pelantikan Pengurus LPM Sketsa 2019
PARIWARA

Pelantikan Pengurus LPM Sketsa 2019

Foto: Raisan Mumtaz Pada kesempatan kali ini, sekaligus kami perkenalkan wajah-wajah pengurus LPM Sketsa 2019. Berikut rincian struktur kepengurusan LPM Sketsa Periode 2019: Pemimpin Umum: Aziz Dwi Apriyanto (NOA.XXI.09.XXIX) Wakil Pemimpin Umum:Yoga Iswara Rudita M. (NOA.XXI.11.XXIX) Kepala Bagian Personalia:Widya Marsepti Harista (NOA.XXII.10.XXX) Staf Bagian Personalia:Rofingatun Hamidah (NOA.XXIII.06.XXXI) Kepala Bagian Administrasi dan Kesekretariatan: Nisa Fauztina (NOA.XXIII.03.XXXI) ..Redaksi Pemimpin Redaksi:Mukti Palupi (NOA.XXII.06.XXX) Redaktur Pelaksana Media Cetak:Afifah Dwi Marhaeni (NOA.XXIII.01.XXXI) Redaktur Pelaksana BU (beritaunsoed.com):Raisan Mumtaz (NOA.XXIII.07.XXXI) Wakil Redaktur Pelaksana BU (beritaunsoed.com):Nur Komariah (N...
Koboi-koboi Setelah Perang
SAJAK, SASTRA

Koboi-koboi Setelah Perang

Oleh: Yoga Iswara Rudita Muhammad* Satu pelor menancap di kepala lawan Tess! Masih kuat jua dia berdiri Sayang, dia roboh di sekon keempat Asik betul bisnis penghilangan nyawa ini Mencopot nyawa orang Habis itu dibayar pula Keadilan mesti ditegakkan Panji-panji itu melindungimu Mata dibalas mata Nyawa dibalas mata Sekali kita berurusan, sekali pula diselesaikan Deru pendek mesiu Mengubah serbuk menjadi asap kelabu Dalam masalah yang tak selesaikan Kita tak kenal hitung-hitungan Tak ada abu-abu dalam takaran hidup dan mati Pilihan hanya satu Menumpas atau ditumpas   *Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2016, penulis cerpen dan puisi.  
Asmaradana
CERPEN, SASTRA

Asmaradana

Oleh: Permadi Suntama Tetes embun menyelinap dan membungkusi daun pisang yang menetaskan sayap kupu-kupu untuk terbang. Menjemput serbuk sari pada bunga-bunga yang telah membuka kuncupnya. Sayup suara bayi kelelawar yang menangis karena terjepit di ujung kuncup daun pisang. Suaranya tidak mau kalah dengan bunga-bunga yang bermekaran. Tamparan kepak sang induk kelelawar, menjadi mula dari perjalanannya. Bersamanya, mengembara keheningan yang memupuk keharuman bunga temboja. Kelopak-kelopak bunganya yang harum merebahi tanah, menjadi perantara jalan untuk mendekatkan manusia pada sang Pencipta. Burung Prenjak melompat-lompat riang mendapati setundun pisang matang di samping sebuah rumah. Tanpa peduli ada sepasang kelelawar bersaudara, yang merintihkan sakit dan lapar di dekatnya. Bunga-b...