Tag: Purwokerto

Unsoedfess Sebagai Wadah Komunikasi dan Informasi Mahasiswa Unsoed
ARTIKEL

Unsoedfess Sebagai Wadah Komunikasi dan Informasi Mahasiswa Unsoed

Oleh: Desi Fitriani Gambar: screenshot akun @Unsoedfess1963 di X Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pengguna Twitter atau sekarang disebut X, umumnya cukup mengenal akun autobase dengan nama pengguna @Unsoedfess1963 yang saat ini sudah memiliki lebih dari dua puluh sembilan ribu pengikut. Autobase X merupakan akun yang dijalankan untuk mengirim unggahan atau cuitan melalui akun tersebut, sehingga unggahan akan bersifat anonim.  Akun @Unsoedfess1963 terbentuk sejak April 2020. Founder dan Co-foundernya yaitu alumni mahasiswa Unsoed yang keduanya enggan disebutkan namanya itu menjelaskan bahwa mereka terpanggil untuk membuat akun ini karena melihat kampus lain yang sudah memiliki akun autobase kampus masing-masing. “Awalnya  itu karena rasa aneh aja, kampus...
Revitalisasi Patung Kuda Sebagai Wajah Unsoed, Sementara Fasilitas Masih Butut
BERITA, KAMPUS

Revitalisasi Patung Kuda Sebagai Wajah Unsoed, Sementara Fasilitas Masih Butut

Oleh: Swaritz Vloszaby Abbya Foto: Swaritz Vloszaby Abbya Tiap fakultas di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memiliki fasilitas masing-masing untuk menunjang kebutuhan mahasiswa. Akan tetapi, para mahasiswa masih kurang puas dengan fasilitas yang telah diberikan. Entah laboratorium yang kurang memadai, kebutuhan ruang kelas yang kurang, dan masih banyak lagi. Salah satunya Ofa yang merupakan mahasiswa Pendidikan Jasmani, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (Fikes). Ia mengaku bahwa sarana dan prasarana di jurusannya masih tergolong minim. “Mulai dari lapangan untuk praktikum itu kita masih banyak yang rusak, banyak yang bolong-bolong, dan untuk fasilitas seperti ring basket atau peralatan yang sifatnya untuk praktikum itu kurang memadai dalam segi kuantitas maupun kualitas,” ujar ...
Toxic Masculinity dan Budaya yang Berkembang
ARTIKEL, OPINI

Toxic Masculinity dan Budaya yang Berkembang

Oleh: Marcellia Eki Christine Ilustrasi: Sri Hari Yuni Riyanti Toxic Masculinity  bisa dikatakan sebagai budaya yang diturunkan oleh nenek moyang sebagai salah satu produk patriarki. Hal ini merujuk pada budaya dan kepercayaan yang salah pada masyarakat tentang sikap, sifat, dan perilaku yang seharusnya dimiliki serta ditunjukkan oleh laki-laki. Topik ini menjadi ramai diperbincangkan di media sosial akhir- akhir ini disebabkan oleh maraknya kampanye penggunaan skincare atau perawatan kulit yang tidak memandang gender juga diskusi tentang gender role atau peran suatu gender dalam masyarakat. Beberapa pihak dengan pikiran terbuka menyetujui ide tersebut, namun beberapa pihak justru menyanggahnya dengan mengatakan bahwa penggunaan skincare membuat laki-laki tidak lagi maskulin at...
Tidak Ada Ruang Tanpa Kekerasan Seksual Termasuk Di Lingkungan Kampus
BERITA, FEATURE

Tidak Ada Ruang Tanpa Kekerasan Seksual Termasuk Di Lingkungan Kampus

Oleh: Desi Fitriani Foto: Desi Fitriani Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbusristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi pada pasal 1 ayat 1 menyebutkan pengertian kekerasan seksual. Kekerasan seksual adalah setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh, dan/atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis dan/atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melaksanakan pendidikan tinggi dengan aman dan optimal. Selain itu, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) juga memiliki Peraturan Rektor Universitas Jenderal Soedir...
Beberapa Kegiatan Ospek di Unsoed Masih Diwarnai Perpeloncoan
BERITA, KAMPUS

Beberapa Kegiatan Ospek di Unsoed Masih Diwarnai Perpeloncoan

Oleh: Afif Fadhilah Iftiar Foto: Afif Fadhilah Iftiar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dihebohkan dengan kasus perpeloncoan yang menimpa mahasiswa baru di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Insiden ini telah ramai diperbincangkan pada Sabtu (2/9) di akun X @Unsoedfess1963 dan telah menimbulkan berbagai kecaman dan keprihatinan di kalangan mahasiswa serta masyarakat setempat. Screenshots postingan akun X @Unsoedfess1963 yang mengeluh terkait kasus perpeloncoan. Norman Arie Prayogo, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), saat diwawancarai awak Sketsa pada Rabu (20/9) dalam pernyataan resminya mengecam perbuatan perpeloncoan yang melanggar etika dan integritas mahasiswa tersebut. Ia menyatakan bahwa tindakan...
Memperingati Hari Pangan Sedunia
BINGKAI, INFOGRAFIK

Memperingati Hari Pangan Sedunia

Ilustrasi: Sri Hari Yuni Rianti Hari Pangan Sedunia adalah sebuah perayaan internasional yang diperingati setiap 16 Oktober, momen ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pangan dan masalah terkait pangan yang dihadapi dunia. Hal ini bertujuan untuk mengatasi isu-isu seperti kelaparan, ketidakseimbangan pangan, dan ketidakpastian pangan, serta untuk mempromosikan upaya global dalam mencapai Keberlanjutan Pembangunan yang Berkelanjutan, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 2, yang berkaitan dengan "Mengakhiri Kelaparan, Mencapai Keamanan Pangan, Gizi, dan Meningkatkan Pertanian Berkelanjutan." Adapun isu pangan yang sekarang sedang dihadapi oleh dunia yaitu: Statistik Pangan Global:a. Pada tahun 2019, produksi makanan global mencap...
Lonjakan Kasus Curanmor di Sekitar Kawasan Unsoed Mengkhawatirkan Mahasiswa
BERITA, KAMPUS

Lonjakan Kasus Curanmor di Sekitar Kawasan Unsoed Mengkhawatirkan Mahasiswa

Oleh: Putri Sabhrina Foto: CCTV salah satu kasus pencurian Pencurian motor atau curanmor saat ini sedang marak terjadi di Banyumas, salah satunya di daerah Purwokerto Utara, dekat Universitas Jenderal Soedirman. Muhammad Naufal, mahasiswa Ilmu Politik 2021, menjelaskan kronologi hilangnya motor yang menimpa dirinya. “Rabu aku kembali ke kosan dari kampus jam 10 malam. Aku parkir motor di kosan, terus aku keluar lagi jam setengah 2 malam untuk cari makan bareng temen, pakai motor temenku. Keadaan motorku di parkiran itu masih sama. Habis beli makan sampe pagi aku enggak keluar sama sekali. Sampai akhirnya aku keluar mau ke kampus untuk menghadiri rapat gitu di jam setengah 1 siang, keadaan motorku udah enggak ada,” jelas Naufal. Dewi Atiatul Riskiah, mahasiswi Fikes Unsoed 2023, j...
Minat Berorganisasi Mahasiswa Unsoed Mengalami Penurunan, Mitos atau Fakta?
BERITA, FEATURE

Minat Berorganisasi Mahasiswa Unsoed Mengalami Penurunan, Mitos atau Fakta?

Oleh: Rizka Noviana Eka Mulyaningsih Foto: Lili Amaliah Kampus merupakan tempat yang tepat untuk memperluas pengetahuan dan mengembangkan diri bagi mahasiswa. Tidak cukup hanya dengan mengandalkan kegiatan pembelajaran di dalam kelas saja, mahasiswa hendaknya mempunyai jalan lain untuk dapat mengembangkan dirinya lebih baik lagi. Mengikuti organisasi-organisasi yang ada di kampus seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Himpunan Mahasiswa (Hima), maupun Organisasi Mahasiswa (Ormawa) lain dapat menjadi jalan yang dapat dilalui terutama dalam rangka persiapan menghadapi dunia kerja. Sebagaimana yang disampaikan oleh Norman Arie Prayogo, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni saat diwawancarai awak Sketsa pada (5...
Aksi Kamisan Sebagai Upaya Merawat Ingatan
BERITA, KAMPUS

Aksi Kamisan Sebagai Upaya Merawat Ingatan

Oleh: Fitri Ademia Rachma Foto: Fitri Ademia Rachma Kamis (07/09) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (BEM Unsoed) melakukan Aksi Kamisan sebagai awal rangkaian Aksi September Hitam di depan Rita Supermall Purwokerto untuk merawat ingatan mengenai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang terjadi di Indonesia. Pada aksi pembuka ini, sembilan belas tahun berjalannya kasus Munir yang hingga saat ini tidak menemukan titik terang dijadikan sebagai pembahasan. Saat ditemui awak Sketsa pada Kamis (07/09) Bagus selaku Presiden BEM Unsoed menjelaskan bahwa Aksi Kamisan akan dilaksanakan setiap hari Kamis selama September di tempat yang berbeda-beda. Pada Kamis (14/09) aksi dilakukan di Tugu Pancasila Purwokerto mengangkat topik mengenai tragedi Tanjung Priok yan...
Gen Z: Pendorong Perdamaian di Era Digital?
BINGKAI, INFOGRAFIK

Gen Z: Pendorong Perdamaian di Era Digital?

Ilustrasi: April Melani Dunia kita saat ini dipenuhi dengan tantangan global yang memerlukan upaya bersama untuk mencapai perdamaian dan keselarasan. Di tengah revolusi digital yang sedang berlangsung, satu generasi muda, Gen Z, telah memegang peran sentral dalam mempromosikan perdamaian di seluruh dunia. Siapa Itu Gen Z?Gen Z merupakan generasi yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2010-an, adalah generasi pertama yang tumbuh besar dengan teknologi digital sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka. Mereka adalah anak-anak teknologi, terbiasa dengan internet, media sosial, dan perangkat seluler sejak dini. Mereka memahami bahwa perdamaian adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik, dan mereka bersama-sama mengejar visi ini. Generasi Z tidak hanya ...