Doktrin (tuk) Jadi Lelaki
Oleh: Nurul Irmah Agustina Kaki ini terseok-seok muak ; seiring detik yang berdetak, juga lambaian Ibu…
Mantra Bapak
Karya: Gita Amalia Suherlan Entah nasib terlalu fakir Atau bapakku lihai sihir? Susah-susah kau berambisi Meribut…
Lubang Kerakusan
Karya: Widyana Rahayu Bibir itu kian meruncing, Seruncing tip jarum, Lidahnya mungil, perlahan menjulur, Bagai belalai…
Menyambut Temu
Puisi Karya: Fania Noor Ananda Hitungan hari yang tak kunjung henti Waktu berkelana seolah ingin cepat…
Luka yang Tak Bernama
Oleh: Haykal Kurnia W.P Di balik senyum yang kusemat tiap pagi,terbenam nyeri yang tak bersuara,menyusup di…
Cermin Bangsa Retak oleh Nafsu Kuasa
Oleh: Fina Mustanginatul Kirom Di cermin pagi kulihat wajah,bukan mentari, tapi gelap yang ramah.Langit bisu menyimpan…












