Harapku Dogma Itu untuk Bertafakur

Oleh: Aisya Nur Rohmah

Ilustrasi: Widyana Rahayu
Ilustrasi: Widyana Rahayu

Bagi beberapa orang,
Beda minda itu kutukan, bisa bikin benci meradang.
Padahal mereka sendiri yang buatnya memberang,
Dengan perang atau diskursus segmentasi panjang.
Padahal mereka belum tahu saja bahwa:

Kita juga terlahir dari
Susunan partikel berundak-undak,
Kumpulan sel dan kimiawi berbeda—saling merangkul,
Tanpa mencaci kurang diri, kuatkan yang lunglai.
Jika tidak begitu, bayi tak selamat untuk ibunda buai.
Lalu terbentuklah telinga, didengarnya:

Azan berkumandang indah, entaskan pilu.
Mata melihat katedral, kur agung mengalun syahdu.
Kaca patri Bunda Maria menatap teduh,
Hati merasa Budha berdoa untuk kasih sesama.
Lalu, kelenteng harum dupa penuh doa.
Harapku: dogma untuk bertafakur, bukan untuk bertakabur.

Maka dari itu perbedaan dirangkul sayang,
Entah itu beda papan, pangan, atau sandang.
Tuhan turunkan beda untuk kita melihat dengan hati.
Sudah jadi takdir kodrati,
Bagi kita dihadapi beda yang insani.

Tak ada pula yang lebih suci,
Tak ada pula yang harus kau benci,
Tak pantas pula sungut dipakai mencaci.
Karena kita adalah sesama pendosa haqiqi,
Yang masih butuh saudara-saudari.

Editor: Helmalia Putri

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Genggaman yang Menyelamatkanku

Oleh: Dwi Melani Novitasari Aku pernah merasa tenggelam. Bukan di laut yang luas atau sungai yang…

Esok Tetap Datang

Oleh: Sakila Budi Febriana Ilustrasi : Muhammad Nur Siddiq Pagi buta alarm berbunyi Mata berat, badan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

Genggaman yang Menyelamatkanku

Genggaman yang Menyelamatkanku

Esok Tetap Datang

Esok Tetap Datang

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?

Antara Ambisi dan Eksploitasi Diri: Bahaya Hustle Culture bagi Anak Muda

Antara Ambisi dan Eksploitasi Diri: Bahaya Hustle Culture bagi Anak Muda