Esok Tetap Datang

Oleh: Sakila Budi Febriana

Ilustrasi : Muhammad Nur Siddiq

Pagi buta alarm berbunyi

Mata berat, badan enggan berdiri

Badan capek setengah mati

Tapi kewajiban sulit dihindari

 

Berjalan cepat di atas jembatan

Raut wajah menahan tangis

Orang bilang ini perjuangan

Tapi rambut rasanya makin menipis

 

Tugas datang bertumpuk-tumpuk

Satu selesai, muncul lagi

Katanya ini proses membentuk

Tapi waktu istirahat ikut pergi

 

Ingin sekali aku berkata

Badan sudah hampir menyerah

Semua tampak baik-baik saja

Padahal dalam hati penuh lelah

 

Langkah kaki terasa berat

Jalan panjang menuju pulang

Seharian sudah dipaksa kuat

Namun esok harus kembali berjuang

Editor : Azmi Layaliya Nauro

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Oleh: Abida Fitratussawa Pagi datang dengan wajah pucat. Langkah kaki tetap berjalan di tengah hati yang…

Sebuah Elegi di Sore Hari

Oleh: Lintang Fitriana Dalam lorong yang kehilangan pagi, seorang ibu mengayun langkah tanpa gizi, menenteng pasar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan