Beberapa Kegiatan Ospek di Unsoed Masih Diwarnai Perpeloncoan
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dihebohkan dengan kasus perpeloncoan yang menimpa mahasiswa baru di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Insiden ini telah ramai diperbincangkan pada Sabtu (2/9) di akun X @Unsoedfess1963 dan telah menimbulkan berbagai kecaman dan keprihatinan di kalangan mahasiswa serta masyarakat setempat.
Lonjakan Kasus Curanmor di Sekitar Kawasan Unsoed Mengkhawatirkan Mahasiswa
Intensitasnya luar biasa ketika mahasiswa baru datang. “Untuk curanmor kali ini memang luar biasa di tahun ini,” lanjutnya.
PKM Tempat Mahasiswa Berkumpul, Fasilitas Belum Begitu Unggul
Belakangan ini, terdapat sebuah fasilitas baru di PKM yakni sebuah taman tepat bersebelahan dengan pendopo belakang. Ada lebih dari lima pasang kursi dan meja panjang yang diletakkan untuk para mahasiswa. Apabila pembangunan taman saja bisa terealisasi dengan cepat, ada baiknya perbaikan fasilitas lainnya yang lebih penting dapat disegerakan.
Minat Berorganisasi Mahasiswa Unsoed Mengalami Penurunan, Mitos atau Fakta?
Dari sekian banyak manfaat yang bisa diperoleh mahasiswa jika mengikuti organisasi, banyak juga mahasiswa yang lebih memilih untuk tidak mengikuti kegiatan apapun di luar pembelajaran dalam kelas. Hal ini dapat dilihat dari beberapa organisasi kampus yang menghadapi kesulitan dalam mencari kader penerus tongkat estafet keanggotaanya. Sekarang ini ada beberapa yang berpendapat bahwa minat mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman mengalami penurunan.
Aksi Kamisan Sebagai Upaya Merawat Ingatan
Kamis (07/09) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (BEM Unsoed) melakukan Aksi Kamisan sebagai awal rangkaian Aksi September Hitam di depan Rita Supermall Purwokerto untuk merawat ingatan mengenai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang terjadi di Indonesia. Pada aksi pembuka ini, sembilan belas tahun berjalannya kasus Munir yang hingga saat ini tidak menemukan titik terang dijadikan sebagai pembahasan.
Tilik Program Internasional di Unsoed, Seperti Apa?
Kalau kurikulum internasional memang diwajibkan menggunakan Bahasa Inggris dari pengajar maupun mahasiswanya. Kendalanya ya disitu, bisa dibilang sumber daya manusia masih menjadi kendala karena dari segi materi yang disampaikan belum benar-benar menggunakan Bahasa Inggris,” ujar Jiddan, mahasiswa Hukum Internasional












