Rektor Hadiri Audiensi Tanggapi Keraguan Mahasiswa Terkait PTN BH
Rabu (8/11) pukul 10.00 WIB, Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, menghadiri audiensi yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed dan fakultas. Hal tersebut sebagai upaya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mahasiswa terkait keresahan mereka tentang isu penetapan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).
Pemira Unsoed 2023 Kembali Diwarnai oleh Calon Tunggal
Dalam laporan yang diunggah di akun Instagram resmi @pemiraunsoedofficial pada Senin (30/10), pasangan calon Maulana dan Arifah adalah satu-satunya yang mendaftar untuk pemira kali ini. Ini menjadi sorotan, baik dari pihak penyelenggara maupun mahasiswa Unsoed secara keseluruhan.
Beberapa Kegiatan Ospek di Unsoed Masih Diwarnai Perpeloncoan
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dihebohkan dengan kasus perpeloncoan yang menimpa mahasiswa baru di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Insiden ini telah ramai diperbincangkan pada Sabtu (2/9) di akun X @Unsoedfess1963 dan telah menimbulkan berbagai kecaman dan keprihatinan di kalangan mahasiswa serta masyarakat setempat.
Lonjakan Kasus Curanmor di Sekitar Kawasan Unsoed Mengkhawatirkan Mahasiswa
Intensitasnya luar biasa ketika mahasiswa baru datang. “Untuk curanmor kali ini memang luar biasa di tahun ini,” lanjutnya.
Aksi Kamisan Sebagai Upaya Merawat Ingatan
Kamis (07/09) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (BEM Unsoed) melakukan Aksi Kamisan sebagai awal rangkaian Aksi September Hitam di depan Rita Supermall Purwokerto untuk merawat ingatan mengenai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang terjadi di Indonesia. Pada aksi pembuka ini, sembilan belas tahun berjalannya kasus Munir yang hingga saat ini tidak menemukan titik terang dijadikan sebagai pembahasan.
Tilik Program Internasional di Unsoed, Seperti Apa?
Kalau kurikulum internasional memang diwajibkan menggunakan Bahasa Inggris dari pengajar maupun mahasiswanya. Kendalanya ya disitu, bisa dibilang sumber daya manusia masih menjadi kendala karena dari segi materi yang disampaikan belum benar-benar menggunakan Bahasa Inggris,” ujar Jiddan, mahasiswa Hukum Internasional












