Dua Sisi Kepribadian Indonesia

Oleh: Ahmad Fahri S. Indonesia adalah salah satu dari sekian banyak negara yang menyatakan dirinya sebagai…

RUU TNI Telah Disahkan: Penguatan Pertahanan atau Ancaman Demokrasi?

Oleh: Lintang Fitriana Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) menuai pro dan kontra dari…

Overcapacity di Unsoed: Mahasiswa Membeludak, Fasilitas Tak Mencukupi

Oleh: Fina Mustanginatul Kirom Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memiliki reputasi sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka…

Pengaruh Faktor Ekonomi terhadap Tingkat Literasi di Indonesia

Oleh: Windi Khoirunnisa Saat ini tingkat literasi di Indonesia masih terbilang sangat rendah, sebagaimana tercermin dari…

Typing Maut Netizen Era Generasi Z

Sadar atau tidak, generasi Z Indonesia tengah tenggelam dalam dunia maya yang dipenuhi typing maut netizen. Di era masa kini dengan dunia yang serba digital, telah banyak platform media sosial yang hadir sebagai suatu sarana komunikasi dan berbagi informasi. Media sosial menciptakan suatu ruang bagi setiap penggunanya untuk memberikan pandangannya secara bebas melalui komentar ataupun unggahan. Akan tetapi, kebebasan inilah yang bisa menciptakan fragmen gelap dalam lingkup media sosial. Salah satu yang marak terjadi saat ini adalah hate speech, yaitu komentar yang bersifat menghina, memprovokasi, menghasut, mencemarkan nama baik, dan yang mengandung makna negatif lainnya.

Kesetaraan Gender: Menjamurnya Budaya Patriarki di Indonesia

Di Indonesia setiap perempuan dituntut untuk menguasai berbagai macam pekerjaan rumah, seperti mencuci, menyapu hingga memasak. Tidak hanya itu, apabila mereka tidak menguasai kemampuan tersebut, dapat dipastikan mereka akan mendapat cibiran pedas yang tidak bisa dihindari. Apakah hal tersebut sudah sesuai dengan kesetaraan gender yang sering digaungkan?