Karya: Ryu Athallah Raihan
Ilustrasi: Hanaa Suci Nurlayla
Bensin dioplos, minyak dicuri,
Rakyat antre, pejabat berseri.
Harga melangit, perut menjerit,
Kantong pejabat makin membukit.
Tak perlu pintar, asal punya kuasa,
Tak perlu jujur, asal punya rupa.
Yang licik dapat jabatan tinggi,
Yang jujur terbuang, hidup merugi.
Katanya IPK tak ada arti,
Namun gelar tetap dibeli.
Katanya pendidikan bukan segalanya,
tapi kursi kuasa warisan keluarganya.
Koruptor menangis di meja pengadilan,
Vonis turun, tawa bersamaan.
Bebas cepat, harta tak hilang,
Keluar tertawa, dompet pun riang.
Dulu Berjaya, kini terkubur,
Bukan kalah, tapi dihancur.
Janji manis hilang tak nyata,
Lowongan kerja tinggal fatamorgana.
Wahai koruptor di negeri sandiwara,
hari ini kalian memang tertawa,
tapi besok neraka yang akan menyapa.
Editor: Helmalia Putri