“Soedirman Melawan” Gelar Konferensi Pers Soal Aksi 2 Mei

Mahasiswa yang tergabung dalam aksi Soedirman Melawan (SM) memenuhi lantai 1 Gedung Rektorat (GR) Unsoed (2/5). Foto: Faida Nasiroturrohmah.
Mahasiswa yang tergabung dalam aksi Soedirman Melawan (SM) memenuhi lantai 1 Gedung Rektorat (GR) Unsoed (2/5). Foto: Faida Nasiroturrohmah.

PURWOKERTO-Aliansi Soedirman Melawan (SM) mengadakan konferensi pers pada Rabu (7/6/2017) pukul 16.20 WIB yang bertempat di Pendopo Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unsoed. Konferensi pers dilakukan untuk mengulas aksi SM yang dilakukan pada 2 Mei 2017 di area Gedung Rektorat (GR) Unsoed, sekaligus mengklarifikasi pemberitaan dari salah satu media lokal terkait aksi tersebut.

Pada aksi yang diikuti oleh lebih dari seratus mahasiswa itu, SM menuntut agar pihak rektorat Unsoed segera mengadakan audiensi guna membahas bersama terkait kebijakan rektorat soal penyelengaraan Unsoed English Proficiency Test (UEPT), orientasi pengenalan kampus (Ospek), dua draf peraturan rektor (tentang “Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa”; dan “Tata Laksana dan Organisasi Kemahasiswaan”), dan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Namun, audiensi gagal dilaksanakan lantaran tidak terjadi kesepakatan antara pihak rektorat dengan SM terkait teknis pelaksanaan audiensi. Pihak rektorat menginginkan audiensi hanya diikuti oleh beberapa perwakilan mahasiswa saja, sementara SM menghendaki audiensi diikuti oleh semua mahasiswa yang tergabung dalam aksi 2 Mei. Singkat cerita, karena tidak ada kesepakatan terkait audiensi, para jajaran rektorat pun mulai meninggalkan GR.

Saat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, V. Prihananto hendak meninggalkan GR dengan mengendarai mobil, massa aksi menghadang mobilnya. Mengenai insiden tersebut, salah satu media lokal menerbitkan pemberitaan dengan judul “Mobil Petinggi Unsoed Coba Digulingkan”.

Dalam pemberitaan yang terbit pada 5 Mei 2017 itu, dituliskan bahwa seorang mahasiswa terlihat melompat dan menendang mobil yang tengah dikendarai Prihananto saat mobilnya dihadang. Puluhan mahasiswa lainnya juga berusaha mengangkat mobil untuk digulingkan, sebagiannya lagi menggembosi ban belakang sebelah kiri kendaraan.

Menteri Sosial dan Politik BEM Unsoed, Sujada Abdul Malik, menyangkal informasi yang dimuat dalam pemberitaan tersebut.

“Mobil mana yang kita bakar? Nggak ada yang kita bakar, nggak ada yang kita gulingin, nggak ada yang kita apa-apain. Itu murni karena mobil (seperti) ingin menabrak kawan-kawan. Sehingga kita menghadang mobil agar tak menabrak teman kita,” bantah Sujada dalam konferensi pers (7/6).

Koordinator Aliansi SM, Mahfud Syaifullah juga mengaku bahwa dia merasa mobil tersebut seperti ingin menerobos massa, “Padahal kami cuma ingin menjaga biar mobil tersebut tidak pergi (meninggalkan GR).”

Mahfud menjelaskan bahwa Hakim selaku penulis berita telah menyampaikan permintaan maaf terkait tulisannya. Hakim mengaku bahwa dia tidak menulis judul berita seperti yang telah diberitakan.

Lebih lanjut, Mahfud pun sempat membenarkan memang terjadi penggembosan ban, meski menurutnya informasi dalam pemberitaan tersebut seolah dilebih-lebihkan. (Rachmad Ganta Semendawai)

Editor: Emerald Magma Audha

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

S3 2026 Jadi Pintu Awal Mahasiswa Baru Mengenal Kehidupan Kampus Unsoed

Oleh: Muhammad Fatkhun Nafiq Hari pertama Soedirman Student Summit (S3) 2026 menjadi momentum bagi mahasiswa baru…

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

S3 2026 Jadi Pintu Awal Mahasiswa Baru Mengenal Kehidupan Kampus Unsoed

S3 2026 Jadi Pintu Awal Mahasiswa Baru Mengenal Kehidupan Kampus Unsoed

Tiga Rekomendasi Curug Banyumas, Cocok untuk mengobati Homesick dan kebutuhan Healing kamu!

Tiga Rekomendasi Curug Banyumas, Cocok untuk mengobati Homesick dan kebutuhan Healing kamu!

Luruh pada Garis

Luruh pada Garis

Tuhan, Mengapa Aku?

Tuhan, Mengapa Aku?

Hari Anak Nasional: Menilik Kualitas, Kesejahteraan, dan Tantangan Era Digital

Hari Anak Nasional: Menilik Kualitas, Kesejahteraan, dan Tantangan Era Digital

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia