Tag: mahasiswa unsoed

Setelah Uang Pangkal Berlaku
BERITA, KAMPUS

Setelah Uang Pangkal Berlaku

Oleh: Mukti Palupi Pemberlakuan kebijakan Uang Pangkal di Unsoed menimbulkan reaksi beragam dari mahasiswa. Ada yang sepaham tetapi tidak sedikit yang tegas menolak. *** Kamis, 3 Mei 2018, Prof. Suwarto resmi menjabat sebagai Rektor Unsoed periode 2018-2022. Baru 25 hari menjabat, Prof. Suwarto sudah berani mengeluarkan produk kebijakan nonpopuler berupa Peraturan Rektor terkait pemberlakuan Uang Pangkal. Kebijakan itu menyasar pada mahasiswa jalur mandiri mulai angkatan 2018. Pasal 8 ayat (1) huruf d Permenristekdikti Nomor 39 Tahun 2017 menjadi dasar penetapan Peraturan Rektor tersebut. Baca laporan “Wawancara Rektor: Rencana 4 Tahun ke Depan hingga Polemik Uang Pangkal” Pada 2016, ketika Achmad Iqbal menjadi Rektor Unsoed, peraturan semacam ini sempat ditetapkan dan menimbulkan reak...
[Media Partner] Momentum Journalistic Fair 2017
MEDIA PARTNER, PARIWARA

[Media Partner] Momentum Journalistic Fair 2017

    •THE WAITING IS OVER•   LPM Momentum Universitas Diponegoro mempersembahkan Seminar Jurnalistik!   Dengan tema "Citizen Journalism", Tentunya dengan pembicara yang asik banget nih!   Michael Tjandra (Michael Tjandra Luar Biasa RTV) Gustav Aulia (CEO dan Founder Gustav Aulia Private Presenting Course) Dhyanara P (Freelance Jurnalist News Anchor)   Catat tanggalnya ya!   Hari, Tanggal : Sabtu, 11 November 2017 Pukul : 08:00 s.d selesai Tempat: Gedung Litigasi FH Universitas Diponegoro HTM : Presale 35k OTS 40k   Seminar Jurnalistik ini merupakan salah satu rangkaian Momentum Journalistic Fair yang sudah dibuka dengan diselenggarakannya Momentum Journalistic Competition yang wajib ju...
Ikat Kepala Merah
SAJAK, SASTRA

Ikat Kepala Merah

Oleh: Nurhidayat* Sambil berorasi meruntuhkan kursi Sambil beronani mengejakulasikan makna Mengencangkan ikat kepala yang hendak jatuh Berkaca agar kain itu tepat menutupi jidat Meraba agar ikatan tepat di kuncir belakang kepala   Kebenaran dan keadilan menumpuk punggungnya Seberat teriakan petani membeli sepatu anaknya Setinggi cita-cita pendiri negaranya Setebal rindu seorang aktivis kepada kelulusannya   Idealisme yang meruntuhkan namun segera rubuh Keberanian yang menggetarkan namun segera luruh Kesucian yang menyucikan namun segera lusuh Keilmiahan yang mencerdaskan namun segera rusuh   Besi-besi muda yang tak sempat tersepuh Batu-batu mulia yang tak sempat terasah Harta karun melimpah yang tak sempat terjamah Juga kipas-kipas yang salah arah...
BACA-TULIS DAN ONANI
OPINI

BACA-TULIS DAN ONANI

Oleh: Emerald Magma Audha* Ini soal hasrat. Onani, sebuah lema vulgar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang artinya pengeluaran mani (sperma) tanpa melakukan sanggama, istilah lainnya masturbasi. Masturbasi atau onani, keduanya bermakna setara, bisa disematkan untuk lelaki atau puan. Meski umumnya istilah onani lebih lekat untuk aktivitas lelaki. Kalau kaum muda akrab menyebutnya “asyik main sendiri” atau dalam bahasa slang, mereka fasih melafalkan dalam kata “coli”. Saya lebih suka memakai istilah onani dalam tulisan ini. Bagi saya, macam istilah tersebut semua sama, tak lebih dari cara mencapai derajat kepuasan seksual secara berdikari. Dalam kebermasyarakatan, banyak yang memandang onani sebagai laku lucah, dursila, atau segala serapah lainnya. Orang berlaku onani adala...
Rombeng
CERPEN, SASTRA

Rombeng

Oleh: Japal Fauzi Usianya sekitar tiga puluh lima tahun, beristri dan punya satu anak. Dia memiliki pekerjaan yang lumayan penghasilannya. Dalam keseharian, dia juga berlaku wajar, berangkat bekerja  pagi hari dan pulang sore hari. Jika malam tiba, dia pun ikut beristirahat, bahkan tidurnya mengorok. Tak ada yang aneh dengan dirinya. Dia lelaki betulan, manusia berkumis tipis dari keturunan Adam. Dia adalah makhluk berakal yang tidak berbeda seperti manusia lainnya. Dia juga punya nama, Rombeng. Ada satu kelebihan yang dimiliki Rombeng. Di setiap tindak-tanduk dan perbuatan, dia selalu bilang “Ya”. Rombeng selalu menyetujui segala sesuatu yang dimaui orang lain. Dia begitu patuh, memegang teguh nasihat ayahnya yang berasal dari petuah moyangnya. Mengatakan “Ya” masih lebih berarti ...
HIKAYAT PARA REKTOR
ARTIKEL, BANYUMASAN, BERITA, FEATURE, KAMPUS, PENOLAK LUPA

HIKAYAT PARA REKTOR

Oleh: Anggita Rachmi Farida Universitas Jenderal Soedirman kini hampir berusia 54 tahun jika dihitung sejak diterbitkannya Kepu­tusan Presiden Nomor 195 Tahun 1963 tentang Pendirian Universitas Jenderal Soedirman. Semenjak berdi­ri, Unsoed sudah mengalami sebelas kepemimpinan. Sejarah mencatat bahwa Unsoed pernah dipimpin oleh sebuah dewan presidium, 9 rektor sejati, dan 1 rektor pengganti. Awalnya, Un­soed dikelola oleh sebuah yayasan dan dipimpin oleh Dewan Presidium. Dewan Presidium terdiri atas lima orang, seorang ketua dan empat orang anggota. Ketua Presidium waktu itu ialah Residen Banyumas R. Soemardjito. Ia memimpin Unsoed dari 1963 hingga 1965. Setelah Soemardjito lengser, Unsoed berturut-turut dipimpin oleh rektor berikut: Brigjen TNI RF. Soedardi, S.H. (1965-1974),...
Rusunawa Harus Segera Berbenah!
EDITORIAL, OPINI

Rusunawa Harus Segera Berbenah!

Pepatah lama mengungkapkan ada harga ada rupa, semakin mahal uang yang harus dibayar, semakin elok rupa nan apik kualitasnya. Begitu pula dengan wajah Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Unsoed, baru-baru ini, santer kabar bahwa tarif sewanya mengalami penaikan. Namun, sudah layakkah tarif sewa Rusunawa dinaikkan? Jika menilik ke masa silam, pernah terjadi kenaikan tarif, sementara perubahan yang signifikan masih terbilang langka. Badan Pengelola Usaha (BPU) Unsoed mengeluarkan surat undangan bernomor 06/UN.23.24/ RUSUNAWA/KM02.01/2017 tentang Tarif Baru Rusunawa. Undangan tersebut  terbungkus dalam bingkai sosialisasi yang berlangsung pada hari Sabtu (25/3 dan 1/4). Tarif sewa Rusunawa dinaikkan 250 ribu Rupiah untuk mahasiswa penerima Bidikmisi dan 500 ribu Rupiah untuk non-Bidikmis...
Rusunawa Punya Cerita
BERITA, FEATURE, KAMPUS

Rusunawa Punya Cerita

Oleh: Faida Nasiroturrohmah Azan zuhur tengah berkumandang ketika saya tiba di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Kamis (4/5). Di lantai satu, beberapa mahasiswa duduk bercengkerama, ada pula yang duduk sambil bermain game online di laptop. Lainnya sedang menonton televisi. Satu lantai di atasnya, suasana lebih lengang, terlihat ada mahasiswa yang lewat di lorong-lorong kamar. Ketenangan Rusunawa terasa pada siang itu. Sesekali riuh gelak tawa memecah ketenangan. Saling senyum dan saling sapa antarpenghuni menggambarkan seolah tidak ada masalah di lingkungannya. Namun, bila ditelisik lebih lanjut, Rusunawa menyimpan sejumlah masalah. *** Rusunawa merupakan salah satu dari tiga asrama mahasiswa Unsoed, terletak di sebelah utara GOR Soesilo...
Swalinting: Kepul Asap Keberpihakan
BERITA, FEATURE

Swalinting: Kepul Asap Keberpihakan

Oleh: Dara Nuzzul Ramadhan Masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jawa, telah mengenal akrab istilah linting dhewe. Linting dhewe adalah bahasa Jawa yang artinya melinting sendiri. Biasanya, frasa ini digunakan untuk menyebut proses pembuatan rokok yang mereka isap. Jika dialihbahasakan ke bahasa nasional, kata yang tepat mungkin swalinting, layaknya swasembada, swafoto, swakarya, dan istilah lain yang menggunakan awalan ‘swa’. Cara pembuatan rokok swalinting adalah dengan melinting tembakau curah menggunakan tangan atau alat pelinting. Kebanyakan, rokok swalinting dinikmati oleh orang tua di desa yang masih mempertahankan cara tradisional di kehidupan. Namun, rokok swalinting kini mulai populer di komunitas pemuda-pemuda, seperti di kalangan mahasiswa Unsoed. “Tidak merokok itu...
Lemahnya Pers Mahasiswa
OPINI

Lemahnya Pers Mahasiswa

Oleh: Nurhidayat*   Dibebaskan tanpa dilindungi sama saja dijerumuskan. Awak pers mahasiswa benar-benar mengalami hal tersebut, jika saya boleh sedikit bercerita. Status pers mahasiswa yang bukan perusahaan pers berbadan hukum membuat persma tidak terlindungi secara utuh. Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Didaktika Universitas Negeri Jakarta yang dirusak kantor redaksinya (2013), LPM Ekspresi Universitas Negeri Yogyakarta yang diberedel oleh rektornya (2014), serta yang terbaru adalah LPM Lentera Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang diberedel pihak rektor dan Polres Salatiga (2015), merupakan contoh-contoh kasus pemberangusan kebebasan berkarya jurnalistik, khususnya pada pers kampus. Bukan hanya itu tentunya, banyak kasus yang tidak tereks...