Minimarket Ilegal di Tambak Sogra Banyumas Dibongkar Paksa

Pembongkaran Toko Indo Tambak Sogra Banyumas
Pembongkaran Toko Indo Tambak Sogra Banyumas

PURWOKERTO–“Toko modern tersebut melanggar hukum. Melanggar IMB dan Perda Kab. Banyumas No 3 Th. 2010 mengenai Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern,” tutur Sriyono, pegawai Pemda Kabupaten Banyumas, saat  eksekusi sebuah toko modern ilegal “Toko Indo”, Tambak Sogra, Sumbang, Banyumas, Senin (22/9).

“Toko Indo” merupakan sebuah toko modern yang berdiri di selatan Pasar Tambaksogra, Kecamatan Sumbang, Banyumas. Toko modern yang berlogo mirip Indomaret itu dirobohkan Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB oleh Pemda Banyumas. Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat dan diawasi oleh pihak Pemda, kepolisian, Polisi Militer, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan pihak lain yang terkait.

Pendirian toko modern yang berdekatan dengan pasar tradisonal tersebut sangat merugikan pedagang di sekitar area toko itu. Rahman, salah seorang pemilik kios yang lokasinya tidak jauh dari Toko Indo mengakui hal tersebut. “Yang jelas pendapatan kami menurun sejak berdirinya minimarket tersebut beberapa bulan lalu. Ya memang sih prosentasenya gak jelas tapi pendapatan kami menurun,” paparnya saat menyaksikan pembongkaran “Toko Indo” bersama warga lain yang tertarik melihat eksekusi tersebut.

Belakangan ini di Banyumas, terutama sekitar Purwokerto memang marak berdiri toko modern ilegal yang tidak berizin dan atau melanggar Perda. Pemda berjanji akan menindaklanjuti toko ilegal tersebut. “Kedepannya akan kami bongkar lagi sembilan belas toko modern yang bermasalah,“ tutup Sriyono. (Supriono)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Penyelesaian Polemik AMSP oleh LPPM Dinilai Belum Tuntas, Mahasiswa Tak Puas

Penulis: Farah Fauziah Sosialisasi KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode Juli–Agustus 2026 memicu…

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Penulis: Reny Diah Merriola Prosesi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode 2026–2030 telah mencapai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Atas dan Bawah

Atas dan Bawah

Penyelesaian Polemik AMSP oleh LPPM Dinilai Belum Tuntas, Mahasiswa Tak Puas

Penyelesaian Polemik AMSP oleh LPPM Dinilai Belum Tuntas, Mahasiswa Tak Puas

Meredam Dampak Kenaikan Harga BBM

Meredam Dampak Kenaikan Harga BBM

Menenun Benang Merah: Sang Takdir Tak Kasat Mata

Menenun Benang Merah: Sang Takdir Tak Kasat Mata

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

Genggaman yang Menyelamatkanku

Genggaman yang Menyelamatkanku