Tips Menulis ala Bang Tere Liye

 Tere Liye saat memberi tips kepada peserta workshop (Tami)
Tere Liye saat memberi tips kepada peserta workshop (Tami)

PURWOKERTO– Siapa yang tak kenal penulis yang sudah menerbitkan buku lebih dari 16 judul ini? Bahkan, di antaranya diangkat menjadi film layar lebar. Ya, dialah Darwis Tere Liye, penulis berimajinasi liar namun rendah hati ini menjadi pembicara di Workshop Kepenulisan yang diselenggarakan oleh Salman MM Teknik Unsoed di Gedung E Fakultas Teknik dan Sains Blater,Purbalingga, Minggu (29/09).

Tere Liye hadir sebagai bintang tamu. Ia memberikan materi mengenai tips menulis serta motivasi untuk menghindari Block Writer yang sering dialami oleh sebagian penulis pemula. Dimulai dengan pelatihan menulis, penulis novel Hafalan Shalat Delisa ini menantang peserta untuk menulis ide cerita dengan sudut pandang berbeda.

“Tulisan yang bagus adalah menulis dari sudut pandang yang berbeda,” ujar Tere Liye yang sangat pandai bercerita. Selain itu Tere Liye pun memberikan suntikan motivasi bagi peserta yang merasa menulis adalah sesuatu yang sulit.

“ Tidak ada tulisan yang baik dan tidak ada tulisan yang buruk, fokuslah menulis dan lakukan hingga akhir,” ungkapnya.

Acara yang berdurasi sekitar dua jam tersebut dipenuhi oleh peserta dari berbagai kalangan. Para peserta sangat antusias bertanya mengenai kepenulisan maupun membahas bukuTere Liye. Dengan gaya santainya, Tere liye mengatakan kepada orang-orang yang ingin menulis untuk berhenti berbicara bahwa tidak ada waktu untuk menulis.

Karena menurutnya setiap waktu ataupun kegiatan yang dilakukan sehari-hari bisa menjadi bahan tulisan. “Panggil motivasi terbaik kalian untuk meningkatkan mood  lalu tuangkan dalam tulisan, lakukan sekarang juga,” ucap Tere Liye di akhir acara.(Tami)

Pindahan dari lpmsketsa.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Aliansi Banyumas Raya Gelar Aksi Mimbar Bebas, Desak Mundur Prabowo-Gibran

Penulis: Kania Nurma Gupita Massa yang tergabung dalam Aliansi Banyumas Raya menggelar aksi mimbar bebas di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Hari Anak Nasional: Menilik Kualitas, Kesejahteraan, dan Tantangan Era Digital

Hari Anak Nasional: Menilik Kualitas, Kesejahteraan, dan Tantangan Era Digital

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru