Pilkada Banyumas Tidak Bermoral

PURWOKERTO-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyumas tinggalmenyisakan hitungan hari. Namun polemik yang timbul hingga kini tak kunjung usai. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panitia Pengawas (Panwas) Banyumas sebagai penyelenggara dan pengawas pelaksanaan pilkadadinilai masih bermasalah.

Beberapa anggota dari kedua lembaga tersebut terjerat kasus pidana korupsi. Alasan inilah yang membuat pilkada Banyumas tidak bermoral. Demikian diungkapkan Dodot Widodo, Koordinator Petisi 27 dalam diskusi publik yang bertajuk “Detik-Detik Menjelang Pilkada Banyumas” yang diselenggarakan LPM Solidaritas pada hari Senin (14/1) lalu.

Diskusi yang rencananya menghadirkan empatnarasumber ini diadakan di Posko Kopi dan Teh Bancarkembar mengundang berbagai kalangan diantaranya pers mahasiswa, LSM dan parpol. Sayangnya,dua dari empat narasumber yang diundang panitia tidak bisa hadir dalam diskusi publik tersebut. “Narasumber dari KPUD dan Panwas tidak bisa hadir karena minggu-minggu ini agendanya padat,” terang salah seorang panitia.

Padahal, menurut salah seorang peserta diskusi pemicu awal dariadanya konflik dalam pilkada Banyumas adalah legalitas KPUD. Sehingga ketidakhadiran kedua narasumber sangat disesalkan oleh panitia dan peserta diskusi. Dua narasumber yang hadir adalah Ahmad Sabiq, staf pengajar jurusan Ilmu Politik FISIP Unsoed dan Dodot Widodo, KoordinatorPetisi 27 yang juga staf pengajar di UMP.

Diskusi publik yang diawali dengan launching majalah LPM Solidaritas edisi terbaru ini dimulai sekitar pukul setengah tiga siang. Mundur setengah jam dari waktu yang direncanakan panitia. (Firdaus Ghozali)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Pemda Angkat Kaki dari Forum, Mahasiswa Banyumas Raya Bersuara “Eksekutif Tidak Kompeten

Penulis: Artika Putri Kinanti Ratusan mahasiswa yang berasal dari berbagai elemen mahasiswa se-Banyumas Raya menggelar aksi…

Mahasiswa Unsoed Gelar Aksi, Kritik Tata Kelola Pemerintahan Prabowo-Gibran

Penulis: Nesya Huwaidaa Kultsum Azmii Mahasiswa menggelar aksi bertajuk “Panggung Bebas: Catatan Merah Dua Tahun Prabowo-Gibran”…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Pemda Angkat Kaki dari Forum, Mahasiswa Banyumas Raya Bersuara “Eksekutif Tidak Kompeten

Pemda Angkat Kaki dari Forum, Mahasiswa Banyumas Raya Bersuara “Eksekutif Tidak Kompeten

Mahasiswa Unsoed Gelar Aksi, Kritik Tata Kelola Pemerintahan Prabowo-Gibran

Mahasiswa Unsoed Gelar Aksi, Kritik Tata Kelola Pemerintahan Prabowo-Gibran

Belajar Memahami Perbedaan melalui Film Swapped

Belajar Memahami Perbedaan melalui Film Swapped

Anomali Empat Penjuru

Anomali Empat Penjuru

Senjakala Kaum Intelektual: Ketika Inovasi Berakhir di Kursi Pesakitan

Senjakala Kaum Intelektual: Ketika Inovasi Berakhir di Kursi Pesakitan

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa