UKT Naik: Meningkatkan Akses atau Membebani Mahasiswa?

Kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal) sedang menjadi isu yang hangat di kalangan mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kenaikan UKT ini ramai diperbincangkan karena nominal kenaikannya yang sangat drastic, hingga dua sampai empat kali lipat nominal UKT tahun lalu. Kenaikan UKT ini mulai berlaku sejak ditetapkannya peraturan rektor nomor 6 tahun 2024 tentang Pendidikan Biaya Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman pada tanggal 4 April 2024. Selain nominal kenaikannya yang drastis, yang menjadi permasalahan dalam kasus kenaikan UKT ini adalah peraturan rektor tersebut baru dikeluarkan pada tanggal 23 April 2024, jauh setelah pengumuman hasil seleksi jalur SNBP. Hal ini seperti menjebak para calon mahasiswa baru (camaba) yang lolos seleksi jalur SNBP di Unsoed.

Menuntut Pencabutan Peraturan Rektor Mengenai Biaya Kuliah, Mahasiswa Gelar Seruan Audiensi

Sekitar 500 mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), menggelar audiensi di depan gedung rektorat pada Jumat (26/04). Audiensi tersebut merupakan rangkaian lanjutan dari konsolidasi mengenai lonjakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang sudah dilaksanakan pada Kamis (25/04). Lonjakan biaya kuliah tersebut diketahui oleh para mahasiswa dalam Peraturan Rektor (PR) Unsoed Nomor 6 Tahun 2024 tentang biaya pendidikan mahasiswa Unsoed.

Biaya Pendidikan Tak Ada Kejelasan, Mahasiswa Gelisah Menunggu Kepastian

Pengajuan keringanan UKT 50% yang tidak kunjung menemui titik terang menjadi sorotan di lingkungan kampus sejak beberapa waktu terakhir. Pasalnya, kebijakan terkait penurunan UKT 50% tersebut masih belum jelas dan banyak menimbulkan pertanyaan yang akhirnya berujung pada keresahan mahasiswa. Berdasarkan fakta pada Surat Edaran Keringanan UKT, seorang mahasiswa yang sudah mencapai semester akhir dapat mengajukan keringanan UKT sebesar 50% kepada pihak universitas. Namun, kebijakan yang dinilai tidak transparan menghambat para mahasiswa untuk segera mendapat kejelasan tentang biaya pendidikannya.

Catatan Kemenangan Mahasiswa

Oleh: Emerald Magma Audha “Mana Rektor… Kami datang.. Menuntutmu…  Sampai menang….” Begitulah gaung senandung yang terdengar…