Tag: Demokrasi

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Mempertahankan Nilai Demokrasi Bangsa
KAMPUS

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Mempertahankan Nilai Demokrasi Bangsa

Oleh: Violin Salsabila Foto: Balqist Maghfira Xielfa Ratusan mahasiswa perwakilan kampus yang ada di Banyumas menggelar aksi di alun-alun Purwokerto pada hari Senin (19/02). Aksi tersebut bertujuan untuk menegaskan komitmennya dalam upaya menuntut kembalinya demokrasi bangsa. Salah satunya, mereka merasa terdapat goresan nilai demokrasi pada proses pemilihan umum presiden 2024 yang merupakan sarana demokrasi bangsa. Aksi tersebut juga diharapkan mampu memberikan kesadaran masyarakat akan kondisi demokrasi saat ini. Pada pukul 14.50 WIB, massa aksi memulai keberangkatan dari Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Jenderal Soedirman dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Mereka menuju alun-alun Purwokerto, tempat tujuan massa aksi untuk menyampaikan aspirasinya terkait proses...
KE MANA HILANGNYA DEMOKRASI?
PANTUN, SASTRA

KE MANA HILANGNYA DEMOKRASI?

Oleh: Firliana Indah Safira* Ilustrasi: Alil Saputra Tanah berlereng mudah erosi Membuat warganya perlu siaga Indonesia negara berdemokrasi Tapi sayang hanya sebatas nama   Legitnya potret masakan kakap Terasa menggugah di lidah manis Rakyat proletar terdiam senyap Terbiasa jadi tawaan borjuis   Ketuk terdengar pada sebuah pintu Dibukakan rupanya ada manusia Sungguh bejat para wakil rakyat itu Banyak bergaya, kerja tak nyata   Ke pasar malam membeli arumanis Jajanan ini terbilang familiar Bercita-cita mengonsep demokratis Namun banyak suara enggan didengar   Kilatan petir meraung cepat Hujan turun mengaliri bumi Bukankah kita bebas berpendapat? Lantas kenapa masih dibatasi   Berdikari kokoh pohon cemara Potretnya indah menyejukkan hati Hendak bagaimana c...
Geliang-geliut Kontroversi HTI di Purwokerto
BANYUMASAN, BERITA, FEATURE, INDEPTH NEWS, KAMPUS

Geliang-geliut Kontroversi HTI di Purwokerto

Oleh: Rachma Amalia “Kita punya mainstream agama yang kokoh di Indonesia,” begitulah petuah dari filsuf Prof. Franz Magnis-Suseno, S.J. tatkala kuliah umum “Kebudayaan, kekuasaan, dan Tantangan Problem Kemanusiaan” yang digagas Fakultas Ilmu Budaya Unsoed. Pada pertemuan di lantai dasar Gedung Rektorat Unsoed Senin (26/10) itu, rohaniwan yang akrab disapa Romo Magnis ini menyinggung adanya ektrimisme agama yang saat ini tengah marak terjadi di Indonesia. Hal itu tentu saja kentara dari dunia nyata sampai dunia virtual. “Ekstrimisme agama membuat dimensi kesosialan dan kebangsaan mengering,” jelasnya. Ia pun berujar bahwa hal tersebut ialah penyebab munculnya sesuatu yang disebut ‘kesesatan ideologis’. Kenapa dikatakan sesat? Karena sudah tidak ada lagi nilai-nilai humanisme dan budaya ya...
Pengkornya Demokrasi Indonesia
ARTIKEL, OPINI

Pengkornya Demokrasi Indonesia

Oleh : Supriono Ketika saya masih berseragam sekolah menengah, saya pernah bercakap-cakap dengan Pak Prap dikantornya. Beliau hanyalah seorang staf TU sekolah yang bukan guru tak tetap, apalagi civil servant. Beliau nampak sedikit menggerutu waktu itu, disambi menyeruput kopi hitamnya yang nampak pekat sekali, ia mengeluhkan upah jerih keringatnya yang payah tak mundhak, sedangkan pegaweane seng saya manak. Ia hanya menandaskan “Lha wong kabeh mau kebutuhan, kebutuhan uripya werna-werna,” jelasnya dalam bahasa jawa atau bisa diartikan “Lha semua itu kan kebutuhan, kebutuhan hidup ya macam-macam.” Kebutuhanlah yang mendorong manusia untuk mencukupi hidup dengan jalan apapun untuk masalah itu. Kebutuhan pula yang mendorong manusia menjadi homo homini lupus, mendorong manusia menjadi seri...