Kirana Candra II – Si Ibu Jingga
Oleh: Ari Mai Masturoh* Sambut kalbu lembut angin petang menghadang Menghantam peluh penat sepanjang terang Mengais…
Malam Istimewa
Oleh: Nurhidayat Jumat malam sabtu, sehari lagi minggu ribuan manusia memadati alun-alun tak berumput itu konon,…
Tiba Pati
Tiba Pati [1] Oleh: Nurhidayat[2] Irama musik marawis bersilih ganti dengan orkes koplo dari tetangga samping…
Pojok Usang Ruang Istimewa
Oleh: Susilo Fathurrokhman Belantah, buta, dan menyal mereka melangkah Cegak? Mungkin secuil Langkah menunggik seolah tidak…
Pria yang selalu Menatap Jalan
Oleh : Supriono ENTAH sejak kapan pria itu duduk di pos ronda. Aku memandanginya dari sudut…
Kirana Candra I–Bias Panorama
Oleh: Ari Mai Masturoh* Bisikannya semakin hari semakin kencang ku dengar gumam keresahan yang tak hentinya…










