Kirana Candra I–Bias Panorama

Semu. Ilustrasi: Bernadeta Valentina
Semu. Ilustrasi: Bernadeta Valentina

Oleh: Ari Mai Masturoh*

Bisikannya semakin hari semakin kencang ku dengar

gumam keresahan yang tak hentinya kau dengungkan.

Perlahan kudekatkan telinga pada nurani.

Dan terdengar hembusan lirih

Kucoba menerka,

Kau coba berkata,

“Ketahuilah sayang, sinarnya tak seterang yang ditawarkan,

berpura-pura menuntun dalam gelap,

namun sejatinya kirana itu hanya pantulan.”

Lanjutmu “Kelihaiannya tak tertandingi.

Dia bukan penipu.

Sungguh bukan,

namun dia membiarkan kunang tertipu,

menganggap Ia lebih terang,

namun, sejatinya kirana itu hanya pantulan.”

“Ketaatannya pada malam memang tak terbataskan

Menembus selayang pandang,

namun sejatinya kirana itu hanya pantulan.”

Lantas, aku bertanya

“Tuan, makhluk seperti apakah dia?”

Dengan santai kau menjawab,

“Dia adalah Candra, Candra yang selalu kau puja,

yang setiap kau pandang, matamu buta oleh keindahannya,

hatimu lebur dalam kenyamanan.

Namun, sejatinya kirana itu hanyalah pantulan.”

                *Puisi pertama milik Ari Mai Masturoh yang masih menjadi mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman dan menjadi Redaktur Pelaksana Online LPM Sketsa.

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Kuucapkan Serta Mulia

Oleh: Alda Dwi Safitri Kepada dunia aku sampaikan Padanan kata yang kudambakan Kala hari perlahan berjalan,…

Sejengkal Lagi

Oleh: Farah Fauziah Tersengal-sengal Matanya membeku lurus Langkahnya tenggelam dalam lumpur Tali mana yang harus diraih?…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Mengenal Tokoh Bangsa dan Jejak Pengabdiannya di Museum Soesilo Soedarman

Mengenal Tokoh Bangsa dan Jejak Pengabdiannya di Museum Soesilo Soedarman

Mimbar Bebas Banyumas Problematik: Refleksi Kebijakan untuk Banyumas yang Lebih Baik

Mimbar Bebas Banyumas Problematik: Refleksi Kebijakan untuk Banyumas yang Lebih Baik

Museum Wayang Banyumas: Sunyi yang Menyisakan Jejak

Museum Wayang Banyumas: Sunyi yang Menyisakan Jejak

Banyumas Culture Festival dan Kirab Pusaka Meriahkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas

Banyumas Culture Festival dan Kirab Pusaka Meriahkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas

Tambah Spot Nongkrong di Unsoed, Pringsewu Hadirkan Kandang Kopi di Fakultas Peternakan

Tambah Spot Nongkrong di Unsoed, Pringsewu Hadirkan Kandang Kopi di Fakultas Peternakan

Pemira 2025 Usai: Krisis Regenerasi Kepemimpinan dan Demokrasi Mahasiswa Masih Melekat

Pemira 2025 Usai: Krisis Regenerasi Kepemimpinan dan Demokrasi Mahasiswa Masih Melekat