Daya Tampung Bertambah, Fasilitas Semakin Terbatas

Pada tahun ini, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengumumkan akan membuka tujuh program studi baru. Kehadiran tujuh prodi baru tersebut lantas menimbulkan keraguan tersendiri untuk sebagian mahasiswa. Mereka mempertanyakan kesesuaian penambahan jumlah mahasiswa baru dengan ketersediaan fasilitas yang memadai, khususnya ruangan yang mampu menunjang kegiatan belajar mengajar dengan baik.

Belajar Pemrograman dari Awal: Tips Jitu untuk Pemula dengan Dukungan AI

Pemrograman adalah keterampilan yang sangat berharga di dunia digital saat ini. Baik Anda ingin membuat aplikasi,…

Juru Parkir Liar Kian Marak, Dishub Banyumas: Kami Kekurangan Personel

Maraknya juru parkir liar di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengundang perhatian berbagai pihak. Keberadaan juru parkir liar menimbulkan beberapa reaksi dari masyarakat. Di satu sisi, keberadaan juru parkir liar memberikan kemudahan akses parkir bagi pengunjung. Namun, di sisi lain hal ini juga menimbulkan ketidaknyamanan.

Banyumas 10.000 Lengger Bicara, Sabet Rekor MURI Dunia

Sabtu (22/06/2024), Banyumas dimeriahkan oleh pagelaran akbar “Banyumas 10.000 Lengger Bicara,” dengan partisipasi 10.000 penari. Acara ini dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Satria Purwokerto dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak kecil, remaja, hingga orang dewasa.

Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi Tuntut Publikasi Biaya Pendidikan Terbaru

Seruan aksi kembali digelar oleh Aliansi Soedirman Melawan pada Rabu siang (12/06). Aksi kali ini menuntut publikasi peraturan rektor terkait biaya pendidikan terbaru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) setelah peraturan mengenai kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dicabut sebagai bentuk antisipasi terulangnya kejadian saat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Aksi ini membawa tiga tuntutan yang ditujukan kepada pihak rektorat, yaitu keterbukaan terkait draf peraturan rektor terbaru mengenai kebijakan UKT, pemasifan informasi mengenai segala bentuk peraturan yang melibatkan mahasiswa, dan ancaman intervensi registrasi online demi kepentingan mahasiswa dan kepentingan bersama.

Keefektifan Sertifikasi Halal dalam Mendukung Zona Kantin Halal Aman dan Sehat (KHAS)

Pihak Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Unsoed saat ini masih menjalankan proses sertifikasi halal terhadap seluruh Kantin Fakultas Universitas Jenderal Soedirman. Pemberian sertifikasi ini bertujuan untuk membentuk ekosistem kantin yang halal, aman, dan sehat atau yang dicanangkan dengan nama zona KHAS. Guna mendukung zona KHAS ini, pemberian sertifikasi halal menjadi langkah awal sebagai bentuk pengklarifikasian kantin halal. Dalam proses pemberian sertifikasi ini, pihak LPPM Unsoed bekerja sama dengan PT Surveyor mengenai pemberian fasilitas selama proses sertifikasi ini berlangsung.