Mahasiswa Banyumas Duduki Pendopo Si Panji, Sampaikan Lima Tuntutan kepada Pemerintah

Oleh: Muhammad Fatkhun Nafiq

Massa aksi berunjuk rasa di depan Pendopo Si Panji untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah (13/6/2026) (Beritaunsoed.com/Nesya Huwaidaa Kultsum Azmii)

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Banyumas Raya menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Banyumas pada Sabtu  (13/6/2026). Aksi yang diawali dengan long march dari Lapangan Purwanegara berlangsung hingga ke depan Kantor Bupati Banyumas. Massa melakukan orasi dan berhasil merangsek masuk ke dalam Pendopo Si Panji dan memaksa audiensi langsung dengan Bupati dan DPRD Banyumas.

Demonstrasi dilakukan untuk menyuarakan lima tuntutan, mulai dari penolakan kenaikan harga BBM hingga desakan mundur terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Massa aksi dan aparat kepolisian terlibat aksi saling dorong-mendorong (13/6/2026) (Beritaunsoed.com/Nesya Huwaidaa Kultsum Azmii)

Aksi sempat diwarnai ketegangan ketika massa berusaha memasuki area Kantor Bupati Banyumas dan terlibat aksi dorong-mendorong dengan aparat kepolisian yang berjaga. Massa kemudian membakar ban dan menyampaikan orasi secara bergantian sebelum akhirnya berhasil memasuki Pendopo Si Panji untuk melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, dan jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyumas.

Salah satu peserta aksi, Setyawan selaku mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman menilai kondisi ekonomi masyarakat yang semakin sulit menjadi salah satu alasan utama mahasiswa turun ke jalan.“Keresahan ekonomi sudah sampai ke tingkat grassroot dan tidak bisa ditolerir lagi. Pemerintah terus membuat ulah dengan menaikkan harga BBM yang berimbas langsung pada lonjakan harga bahan baku di pasar,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, Aliansi Mahasiswa Banyumas Raya membawa tajuk utama “Gulingkan Prabowo-Gibran” dan merumuskan lima tuntutan pokok antara lain:

  1. Efisiensi anggaran negara dan stop pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
  2. Stabilitas dan penurunan harga barang kebutuhan pokok serta Bahan Bakar Minyak (BBM).
  3. Hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih karena dinilai membebani fiskal negara.
  4. Tolak militerisme sipil dan mendesak ditegakkannya supremasi sipil.
  5. Desak mundur Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Bupati dan DPRD Banyumas melakukan audiensi dengan massa (13/6/2026) (Beritaunsoed.com/Artika Putri Kinanti)

Menanggapi lima tuntutan tersebut, Bupati Banyumas menyatakan akan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat melalui surat resmi. “Saya bersedia mengaspirasikan seluruh suara adik-adik mahasiswa ke Jakarta melalui surat resmi pengantar dari Pemda (Pemerintah Daerah) yang ditujukan kepada presiden,” ujarnya. Sementara itu, DPRD Banyumas menyatakan siap memfasilitasi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi ke DPR RI. 

Aksi berakhir setelah Bupati dan DPRD membacakan lima tuntutan mahasiswa di hadapan massa. Pembacaan tersebut menjadi penutup rangkaian audiensi yang berlangsung di Pendopo Si Panji sekaligus menandai diterimanya aspirasi mahasiswa oleh pemerintah daerah. Namun, Aliansi Banyumas Raya menegaskan akan terus mengawal perkembangan tuntutan tersebut dan siap menggelar aksi lanjutan apabila tidak terdapat tindak lanjut yang jelas.

Editor: Velen Candra Nadia

Reporter: Muhammad Fatkhun Nafiq, Nesya Huwaidaa Kultsum Azmii, Annisa Dwi Rahman, Manda Damayanti, Velen Candra Nadia, ⁠Artika Putri Kinanti, Widyana Rahayu, Hilda Lailatus Salma, Alya Martzalyanti

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

Penulis: Tegar Pri Antony Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)…

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Penulis: Afifah Setyaningtyas Di tengah dinamika kehidupan kampus, keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Belajar Memahami Perbedaan melalui Film Swapped

Belajar Memahami Perbedaan melalui Film Swapped

Anomali Empat Penjuru

Anomali Empat Penjuru

Senjakala Kaum Intelektual: Ketika Inovasi Berakhir di Kursi Pesakitan

Senjakala Kaum Intelektual: Ketika Inovasi Berakhir di Kursi Pesakitan

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?