Perjalanan Genre Musik Indonesia Dari Masa Ke Masa

Infografik: April Melani

Hari Musik Nasional diperingati setiap tanggal 9 Maret. Tanggal tersebut merupakan tanggal lahir komponis besar Indonesia yaitu Wage Rudolf Supratman. Hari Musik Nasional mulai ditetapkan pada tahun 2013 oleh Presiden Republik Indonesia keenam yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 yang menyebutkan bahwa musik adalah ekspresi budaya yang bersifat universal dan multidimensional.

Menurut rri.id tanggal lahir W.R. Supratman sempat menuai polemik. Namun, hal itu bisa segera teratasi karena adanya Putusan Pengadilan Negeri Purworejo Nomor 04/Pdt/P/2007/PN PWR pada 29 Maret 2007. Dalam putusan tersebut menetapkan tanggal lahir resmi W.R. Supratman yaitu 19 Maret yang sudah disetujui oleh keluarga W.R. Supratman bahwa hal itu benar. Meski demikian, Hari Musik Nasional tetap dilaksanakan pada 9 Maret sesuai dengan Kepres yang sudah ditetapkan

Berbicara mengenai musik sudah jelas akan membahas genre musik itu sendiri. Seiring berkembangnya zaman, genre musik di Indonesia juga semakin beragam. Dari masa ke masa, genre musik Indonesia banyak mengalami perubahan. Menurut eventori.id hampir setiap satu dekade genre musik Indonesia mengalami perubahan. Pada tahun 1970-an musik Indonesia diwarnai dengan musik pop yang biasa dibawakan oleh Koes Plus, Chrisye, Yockie, dan Ebiet G. Ade. Semakin ke sini, genre music lainnya semakin berkembang di Indonesia seperti hip hop, pop melayu, rock, pop indie, dan K-pop (Korean Pop). Genre music yang berkembang akan mengikuti tren yang ada. Kemajuan music Indonesia diiringi oleh semakin kreatifnya musisi-musisi muda Indonesia.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Museum Wayang Banyumas: Sunyi yang Menyisakan Jejak

Penulis: Ryu Athallah Raihan A. Museum Wayang Banyumas Berdiri tenang di tengah kompleks pemerintahan, Museum Wayang…

Mengenal Hari Trikora: 19 Desember

Penulis: Monica Merlyna Hari Trikora merupakan peringatan bersejarah bagi bangsa Indonesia yang berkaitan erat dengan perjuangan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Mengenal Tokoh Bangsa dan Jejak Pengabdiannya di Museum Soesilo Soedarman

Mengenal Tokoh Bangsa dan Jejak Pengabdiannya di Museum Soesilo Soedarman

Mimbar Bebas Banyumas Problematik: Refleksi Kebijakan untuk Banyumas yang Lebih Baik

Mimbar Bebas Banyumas Problematik: Refleksi Kebijakan untuk Banyumas yang Lebih Baik

Museum Wayang Banyumas: Sunyi yang Menyisakan Jejak

Museum Wayang Banyumas: Sunyi yang Menyisakan Jejak

Banyumas Culture Festival dan Kirab Pusaka Meriahkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas

Banyumas Culture Festival dan Kirab Pusaka Meriahkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas

Tambah Spot Nongkrong di Unsoed, Pringsewu Hadirkan Kandang Kopi di Fakultas Peternakan

Tambah Spot Nongkrong di Unsoed, Pringsewu Hadirkan Kandang Kopi di Fakultas Peternakan

Pemira 2025 Usai: Krisis Regenerasi Kepemimpinan dan Demokrasi Mahasiswa Masih Melekat

Pemira 2025 Usai: Krisis Regenerasi Kepemimpinan dan Demokrasi Mahasiswa Masih Melekat