Menjalin Ikatan Pemuda Dunia Melalui Program Global Village

Partisipan sedang menampilkan tarian khas dari negaranya (19/8). Foto: Lilit Widiyanti

PURWOKERTO-Sebanyak 23 mahasiswa asing dari 12 negara berpartisipasi dalam acara bertajuk Global Village Summer 2019, sebuah festival budaya yang digelar oleh AIESEC (Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales) Unsoed pada Senin Malam (19/8) .

Melalui acara yang digelar di PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) Unsoed ini, AIESEC memberikan kesempatan kepada para tamu yang datang untuk mempelajari dan berinteraksi langsung dengan budaya-budaya yang berbeda dari berbagai penjuru dunia.

Dengan mengenakan kostum dari negaranya masing-masing, mahasiswa asing partisipan menampilkan dan mempresentasikan budaya dari negara mereka. Tidak lupa, partisipan juga membawakan makanan khas negara mereka yang dapat dicicipi oleh para pengunjung.

Will, salah satu partisipan dari Cina mengaku memiliki beberapa tujuan yang ingin ia capai dengan mengikuti acara ini.
“Mau mencari pengalaman di (seluruh-red) dunia yang salah satunya di Indonesia, Mau (ikut-red) social project untuk mengembangkan Purwokerto, untuk menunjukkan budaya (Cinared), dan mengenal (teman-red) dari negara lain,” kata mahasiswa Ningbo University itu.

Pasalnya, program ini memang menjadi puncak dari beberapa program lain yang dicanangkan AIESEC. Sebelumnya, Will dan para partisipan telah mengikuti tiga program lain. Diantaranya mengajar ke sekolah-sekolah di Purwokerto, meningkatkan ekonomi Banyumas dengan membantu UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ada di lingkup Banyumas, dan juga program keliling ke beberapa tempat wisata di Purwokerto.

Presiden AIESEC Unsoed Prabu Anggoro berharap, program Global Village ini dapat dijadikan ajang untuk menjalin pertemanan anak-anak muda seluruh dunia dan bahkan sampai pada tahap bertukar gagasan dari sudut pandang mereka masing-masing. [Mukti Palupi]

Reporter: Nur Komariah dan Lilit Widiyanti

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Lestarikan Budaya Banyumas, Festival Lengger Bicara 2026 Gaet Ribuan Penari Muda

Penulis: Reny Diah Merriola Yayasan Lengger Bicara kembali sukses menggelar festival kebudayaan tahunan “Lengger Bicara 2026”…

Aliansi Banyumas Raya Gelar Aksi Mimbar Bebas, Desak Mundur Prabowo-Gibran

Penulis: Kania Nurma Gupita Massa yang tergabung dalam Aliansi Banyumas Raya menggelar aksi mimbar bebas di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?