Neraka untuk Pinus

Terhimpit neraka. Ilustrasi: Yenny Futri Kumalasari
Terhimpit neraka. Ilustrasi: Yenny Futri Kumalasari

Oleh: Rachma Amalia

Gadis berkebaya itu meraung

Kesakitan hatinya sudah di ujung

Daun kering itu menghampiri

Neraka akan pindah ke Bumi

Pohon pinus kesayangan

Tubuh sang gadis menegang

Bukan lagi sejuk di hati

Panas itu membawanya mati

Gemetar badan sang gadis

Ia rindu temannya, pinus

Malaikat akan bawa dia ke neraka

Penyesalan gadis sia-sia

Pinus sang penghias dunia

Hangus membawanya ke neraka

Terdengar isak suara merdu

Mengantarnya pada rindu

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Oleh: Abida Fitratussawa Pagi datang dengan wajah pucat. Langkah kaki tetap berjalan di tengah hati yang…

Sebuah Elegi di Sore Hari

Oleh: Lintang Fitriana Dalam lorong yang kehilangan pagi, seorang ibu mengayun langkah tanpa gizi, menenteng pasar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Melintasi Alam Baka, Menerima Diri di Tengah Kalutnya Dunia

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?