Oase

Terkurung pranji. Ilustrasi: Bernadeta Valentina
Terkurung pranji. Ilustrasi: Bernadeta Valentina

Oleh: Nurhidayat

Nama itu, indah didengar, mengoase gurun kemungkaran

Para pengelana muda,yang berapi-api, mudah menelan

Para pemikir mulai meneran, memagari oase beracun

Pengelana muda mulai melompat, bahkan mulai mendobrak

Mengapa harus dipagari itu oase beracun?

Kenapa tak saja kau nasihati saja para peminum?

Memang, mereka sudah mabuk kesucian racun…

Sudah terlalu lama mereka mencerna klerak,

hingga nafas mereka berbuih.

Nafas mereka wangi namun nyaris mati.

Di sisi lain, ada kera menanam itu, dari ujung sisa

Bukan untuk mencuci namun mengotori

Bukan sesuai kebenaran yang diketahui kyai

Bukan kebenaran yang

dianggap benar oleh majalah kampus

Sadarkan kami tentang aroma

Jangan biarkan pemasok klerak dicela

Karena penjara pun syurga, apa lagi mereka menjanjikan nafas wangi…

*Nurhidayat adalah Pemimpin Umum LPM Sketsa, sedang belajar di Fakultas Peternakan angkatan 2012

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses oleh pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Oleh: Abida Fitratussawa Pagi datang dengan wajah pucat. Langkah kaki tetap berjalan di tengah hati yang…

Sebuah Elegi di Sore Hari

Oleh: Lintang Fitriana Dalam lorong yang kehilangan pagi, seorang ibu mengayun langkah tanpa gizi, menenteng pasar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Barangkali Besok Akan Lebih Ramah

Sebuah Elegi di Sore Hari

Sebuah Elegi di Sore Hari

Tamasya Tempat Kakek

Tamasya Tempat Kakek

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Di Antara Luka dan Kesempatan Baru

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Duta Kampus Unsoed Ikut Kunker Wakil Presiden, Mengapa Mahasiswa Mempermasalahkannya?

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan

Menggapai Mimpi di Tengah Kerasnya Kehidupan