Metamorfosa

Ilustrasi Metamorfosa, dokumen pribadi penulis
Ilustrasi Metamorfosa, dokumen pribadi penulis

Oleh: Muhammad Zaky

Kau hadir di tengah padatnya dunia

Dari selasih jadi segumpal bola

Tahap demi tahap kau sempurnakan ragamu

Agar kau siap hadapi dunia

Perlahan mata terbuka

Mencoba menatap sadisnya dunia

Kau coba merengkuh masa depan

Dengan jemari mungilmu

Waktu berlalu hingga tubuhmu ereksi

Kau langkahkan kaki dan kau tatap dunia

Sejuta asa kau cipta ribuan warna kau rasa

Dalam dimensi bernama imajinasi

Bersiap! Inilah saatnya menatap dunia.

Pikiranmu mungilmu berisi euforia

Belum kau kenal kejamnya dunia

Setahap demi tahap kau rangkakkan raga

Menuju dunia nyata yang makin tak jelas

Selamat datang di bisingnya dunia

Suatu nyata yang tak pernah kau duga

Ingatkah engkau atas asa yang pernah kau cipta?

Semua sirna tanpa adanya sisa

Kala lisan tak mampu berkata

Kala raga

tak mampu bergerak

Kala akal

tak mampu berpikir

Kau pergi tinggalkan fana

Menuju dunia baru tanpa duka

Ataukah duniamu adalah tanpa suka

Titipkan salamku pada Pencipta

Semoga engkau bahagia di sana

dini hari, 15 Agustus 2014

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Demi Gelar

Oleh: Kania Nurma Gupita Bersama dia yang selalu di hati, Kopi hangat teman di malam sepi.…

Simfoni di Ambang Batas

Oleh: Dina Fitria Salsabila Di pelupuk matamu, euforia itu perlahan meluruh,  menjadi butiran keringat di atas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Anti Bingung, Ini 4 Kuliner Tradisional Banyumas yang Cocok untuk Buah Tangan

Anti Bingung, Ini 4 Kuliner Tradisional Banyumas yang Cocok untuk Buah Tangan

Narkoba: Harga Mahal dari Sebuah Rasa Penasaran

Narkoba: Harga Mahal dari Sebuah Rasa Penasaran

Menelanjangi “Kodrat”: Mengapa Kartini Akan Menangis Melihat Kita Sekarang?

Menelanjangi “Kodrat”: Mengapa Kartini Akan Menangis Melihat Kita Sekarang?

“Unsoed Berulah Lagi”: Mahasiswa Desak Transparansi dan Jaga Independensi Kampus 

“Unsoed Berulah Lagi”: Mahasiswa Desak Transparansi dan Jaga Independensi Kampus 

Resensi Film You Will Die in 6 Hours

Resensi Film You Will Die in 6 Hours

Masihkah Demokrasi Hidup di Bawah Bayang Pembungkaman?

Masihkah Demokrasi Hidup di Bawah Bayang Pembungkaman?