Siapkah UNSOED untuk HNMUN?

PURWOKERTO-Universitas Jenderal Soedirman mengikuti HNMUN (Harvard National Model United Nations) untuk pertama kalinya di tahun 2011. Acara tersebut telah berlangsung tanggal 15-25 Februari 2011 di Boston, Amerika Serika HNMUN merupakan simulasi dari sidang PBB yang diadakan oleh Harvard University. Beberapa kendala pun ditemui delegasi Unsoed dalam memperjuangkan keikutsertaannya, khususnya dalam hal pendanaan.

HNMUN diikuti oleh mahasiswa dari negara-negara yang menjadi anggota PBB. Enam delegasi Unsoed yang tampil dalam HNMUN adalah Ressy Dwi Yuliana (Akutansi), Ariyanto Wibowo, Muhammad Aditya Iranda (IESP), Hilma Nur Aini (Komunikasi), Robaitul Rasyid (Sastra Inggris) dan Alpinia Fitri Amar (Kesmas).

Pada Kamis (10/3) lalu digelar konferensi pers di ruang rapat ULP lantai 2. “Acara ini sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai delegasi HNMUN kepada para sponsor yang telah membantu kami,” kata Hilma selaku juru bicara delegasi. Hal ini karena dana yang digunakan untuk mengikuti acara ini sebagian besar diperoleh dari sumbangan sponsor. Sedangkan, pihak universitas hanya menurunkan dana ± 5% dari total biaya yang  dibutuhkan sekitar 270 juta selang beberapa hari sebelum keberangkatan.

Kepala Biro Kemahasiswaan menuturkan program ini (HNMUN) belum masuk kedalam program universitas, terutama dalam pendanaan karena membutuhkan dana lebih dari 200 juta. Prof. Imam Santosa, M.Si. selaku PR III menambahkan bahwa mahasiswa sebaiknya mengajukan program ini melalui UKM yang ada di Unsoed. melalui mekanisme itu mungkin acara ini dapat didanai oleh universitas lebih mudah namun paling maksimal bisa dapat 50 juta.

Bila tahun depan program HNMUN ini dipertahankan Unsoed, segala persiapan harus dipikirkan secara matang. Dan berkaca pada pengalaman keikutsertaannya tahun ini. “Kami berharap program HNMUN ini bisa masuk ke dalam program Unsoed sehingga tahun depan delegasi yang berangkat lebih siap baik secara moral maupun materiil,” ungkap Ressy selaku ketua tim delegasi. (Galih)

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Penulis: Reny Diah Merriola Prosesi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode 2026–2030 telah mencapai…

Usut Kasus Penganiayaan dan Kekerasan Seksual, Aliansi Mahasiswa Unsoed Geruduk Polresta Banyumas

Penulis: Andika Brilyan Aliansi Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar aksi mimbar bebas di depan Markas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

AI Semakin Canggih, Bagaimana Nasib Penerjemah?

Genggaman yang Menyelamatkanku

Genggaman yang Menyelamatkanku

Esok Tetap Datang

Esok Tetap Datang

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Polemik di Balik Pemilihan Rektor Unsoed, Antara Regulasi Hingga Tuntutan Transparansi oleh Mahasiswa

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?

Cakap AI tapi Gagal PISA: Sudahkah Kita Benar-Benar “Bangkit”?

Antara Ambisi dan Eksploitasi Diri: Bahaya Hustle Culture bagi Anak Muda

Antara Ambisi dan Eksploitasi Diri: Bahaya Hustle Culture bagi Anak Muda