Gedung Rektorat Unsoed Diduduki Aliansi Soedirman Melawan

Aliansi Soedirman Melawan kembali melakukan aksi demonstrasi untuk kedua kalinya pada Senin (29/04). Setelah aksi yang pertama, pada Minggu malam (28/04) terdapat konsolidasi untuk mengevaluasi apa saja yang harus diperbaiki dan dilakukan untuk kedepannya. Hasil dari konsolidasi salah satunya berupa tuntutan yang mulanya empat poin, yaitu ‘mencabut Peraturan Rektor No.6 tahun 2024 dan menerapkan kembali Peraturan Rektor No.15 tahun 2023; Membatalkan kebijakan perihal, nominal keringanan UKT 50% yang diturunkan, apabila mahasiswa akhir Unsoed mengajukan lebih dari satu kali; untuk lebih cepat dalam memasifkan  penyebaran informasi perihal kebijakan kampus; dan memperpanjang waktu registrasi online bagi calon mahasiswa baru jalur SNBP 2024’, menjadi lima poin, dengan ditambah “Apabila tuntutan tidak dipenuhi, rektor unsoed harus turun”. 

Menuntut Pencabutan Peraturan Rektor Mengenai Biaya Kuliah, Mahasiswa Gelar Seruan Audiensi

Sekitar 500 mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), menggelar audiensi di depan gedung rektorat pada Jumat (26/04). Audiensi tersebut merupakan rangkaian lanjutan dari konsolidasi mengenai lonjakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang sudah dilaksanakan pada Kamis (25/04). Lonjakan biaya kuliah tersebut diketahui oleh para mahasiswa dalam Peraturan Rektor (PR) Unsoed Nomor 6 Tahun 2024 tentang biaya pendidikan mahasiswa Unsoed.

Catatan Kemenangan Mahasiswa

Oleh: Emerald Magma Audha “Mana Rektor… Kami datang.. Menuntutmu…  Sampai menang….” Begitulah gaung senandung yang terdengar…