Hujan Menyurutkan Antusias Mahasiswa

Suasana registrasi saat hujan mengguyur, mahasiswa dan beeberapa stan pindah ke beranda Gedung Auditorium
Suasana registrasi saat hujan mengguyur, mahasiswa dan beeberapa stan pindah ke beranda Gedung Auditorium

PURWOKERTO-Hujan yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB menyurutkan minat mahasiswa baru Unsoed untuk mendatangi stan-stan UKM, jurusan dan paguyuban di sekitar Graha Widyatama. Yayan Royanto, salah satu mahasiswa baru mengungkapkan bahwa hujan membuat dirinya tidak antusias lagi untuk melihat stan-stan. “Iya, karena hujan jadi saya nggak antusias lagi,” ungkap Yayan Royanto, Selasa (9/6).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Zaenal Abidin, salah seorang mahasiswa baru yang mengaku malas untuk keliling saat hujan turun. “Iya, minat untuk keliling (stan-red) jadi turun karena hujan, mungkin nanti setelah hujan keliling lagi,” ungkapnya sesaat setelah regristasi fisik.

Menurut Zaenal seharusnya stannya dibuat di dalam ruangan seperti ITB dan UI sehingga hujan tidak menjadi hambatan. “Seharusnya seperti ITB dan UI yang di dalam ruangan,” kata Zaenal. Sebelumnya mahasiswa baru yang hendak melakukan registrasi fisik tidak dihimbau untuk membawa pelindung hujan. “Kita sih disuruhnya pakai dresscode ini aja, nggak bawa payung atau mantel,” ungkap Zaenal.

Menanggapi hal tersebut pihak BEM pun mengaku tidak menghimbau untuk membawa pelindung hujan karena biasanya mereka sudah berinisiatif untuk membawanya sendiri. “Nggak, biasanya mereka inisiatif bawa sendiri, ya ini karena kendala teknis,” kata Aris Hawari, seorang koordinator lapangan. (Laili Uswatun Nadlifah)

Pindahan dari lpmsketsa.com

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

Mempersoalkan Masifnya Penggunaan Kecerdasan Buatan di Lingkungan Kampus dalam Karya Visual

Penulis: Widyana Rahayu Mahasiswa kini menghadapi perasaan dilema setelah masifnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) terutama dalam…

Ilusi Transparansi Informasi dan Pembungkaman di Era Informatika

Oleh: Andika Brilyan Pada kurun waktu April hingga Mei 2026, sebuah ironi yang amat getir sedang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Ratap Rakyat di Bawah Tirani

Ratap Rakyat di Bawah Tirani

Mempersoalkan Masifnya Penggunaan Kecerdasan Buatan di Lingkungan Kampus dalam Karya Visual

Mempersoalkan Masifnya Penggunaan Kecerdasan Buatan di Lingkungan Kampus dalam Karya Visual

Ilusi Transparansi Informasi dan Pembungkaman di Era Informatika

Ilusi Transparansi Informasi dan Pembungkaman di Era Informatika

Problematika Penanganan Korban Kekerasan Seksual di Banyumas: Ketika Perlindungan Belum Sepenuhnya Terasa

Problematika Penanganan Korban Kekerasan Seksual di Banyumas: Ketika Perlindungan Belum Sepenuhnya Terasa

Sumpah Pemuda: Romantisme 1928, Krisis Lapangan Kerja, dan Apatisme Digital

Sumpah Pemuda: Romantisme 1928, Krisis Lapangan Kerja, dan Apatisme Digital

Kilas Balik Aksi Tuntutan Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kilas Balik Aksi Tuntutan Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran