Perdalam Ilmu “Harga” pada Desain

Pengunjung sedang memperhatikan deretan gambar. Foto: Laili Uswatun Nadlifah

PURWOKERTO-Menurut Elfa Swaratama atau yang akrab dipanggil Mali saat ini banyak desainer pemula yang kebingungan menentukan harga desainnya, oleh karena itu dibutuhkan parameter harga untuk menentukan harga desain. “Ada 4 parameter harga yaitu klien, education, experience dan deadline. Parameter tersebut digunakan untuk menentukan berapa harga yang cocok untuk sebuah desain,” terang Mali dalam diskusi bertajuk “Desain Gratis” yang digagas oleh Bhinneka Ceria, Sabtu (6/6).

Sedangkan untuk menghindari penipuan, Aditya Permadi, (jabatannya asap) menghimbau para desainer agar membuat perjanjian terlebih dahulu. “Kalau saya, akan mengerjakan desain setelah klien membayar DP sebanyak 75% dari harga, itulah perjanjian saya dengan klien agar saya tidak ditipu lagi seperti dulu,” ungkap Adit.

Terkait fenomena harga desain gratis atau murah bagi Mail ditentukan dari tujuan desain tersebut untuk apa dan siapa.” Kalau menurut saya, bukan hanya untuk apa tujuan tersebut tetapi juga untuk siapa,” terang Mali.

Bagi Mali (jabatannya), ada hal lain yang juga penting bagi desainer selain harga yaitu kepuasan klien. “Jika ada klien dengan budget besar maka saya akan tetap memakai dana standar karena yang paling penting adalah kepuasan klien,” ungkap Mali. Menurutnya hal itu pula yang membuat klien lebih suka bekerjasama dengan desainer perorangan seperti dia karena lebih fleksibel daripada lembaga yang lebih mengutamakan sistem.

Mali juga menambahkan bahwa berkomunitas dan feedback adalah hal yang harus dimiliki desainer untuk maju. “Desainer lebih mudah berkembang jika mereka berkomunitas dan menemukan orang-orang yang mendukung mereka serta mendapatkan feedback mengenai hasil kerja mereka karena belajar dari kritik itu penting,” terang Mali. (Laili Uswatun Nadlifah).

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di lpmsketsa.com, dimuat ulang di BU (beritaunsoed.com) agar tetap bisa diakses pembaca. Portal berita lpmsketsa.com resmi beralih ke beritaunsoed.com.

Redaksi

beritaunsoed.com adalah sebuah media independen yang dikelola oleh LPM Sketsa Unsoed dan merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto.

Postingan Terkait

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

Penulis: Tegar Pri Antony Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)…

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Penulis: Afifah Setyaningtyas Di tengah dinamika kehidupan kampus, keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Lewatkan

Senjakala Kaum Intelektual: Ketika Inovasi Berakhir di Kursi Pesakitan

Senjakala Kaum Intelektual: Ketika Inovasi Berakhir di Kursi Pesakitan

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

KMI Expo XVII: Ruang Promosi dan Jejaring Bisnis Mahasiswa

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Intip Cerita di Balik UMKM Sekitar Kampus dalam Menjaga Kelangsungan Usaha

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Di Balik Eksistensi BEM Fakultas: Masihkah Perannya Dibutuhkan?

Krisis JBI di Indonesia: Realitas dan Tantangan Aksesibilitas Tunawicara dan Tunarungu

Krisis JBI di Indonesia: Realitas dan Tantangan Aksesibilitas Tunawicara dan Tunarungu

Jamuan Sunyi

Jamuan Sunyi